Pemkot Magelang Perkuat Pemahaman Masyarakat tentang Pengangkatan Anak
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih/Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menargetkan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru selesai akhir tahun ini.
Akan ada sejumlah perubahan nama dinas di lingkungan Pemkab Bantul. "Insyaallah selesai di akhir triwulan ketiga," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Jumat (26/3/2021).
BACA JUGA: Pemkot Pastikan SD & SMP di Jogja Mulai Pembelajaran Tatap Muka Juli
Meski demikian, Bupati Halim belum bisa memberikan detail rencana perubahan SOTK. Akan tetapi, ada kemungkinan pemisahan Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan. Nantinya, Dinas Kelautan Perikanan akan berdiri sendiri, seperti pada 2010.
"Insyaallah dikembalikan," kata Halim.
Sekda Bantul Helmi Jamharis mengungkapkan sampai saat ini naskah akademik pembentukan SOTK baru masih dibahas dan ditargetkan selesai pada akhir tahun.
Helmi mengakui ada beberapa organisadi yang digabung dalam satu dinas. Ada pula yang dipisah menjadi dinas baru.
"Seperti Bagian Adminstrasi Desa yang akan digabung ke Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD). Bagian Pengendalian Penduduk akan digabung dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A)," kata Helmi.
BACA JUGA: Pemkot Pastikan SD & SMP di Jogja Mulai Pembelajaran Tatap Muka Juli
Kepala Bagian Organisasi Biro Setda Bantul Agus Sriyana, mengatakan saat ini rancangan perubahan SOTK telah dipersiapkan dan akan dibahas pada April mendatang.
Menurut Agus perubahan SOTK nantinya akan disesuaikan dengan nomenklatur dan unit kerja yang dikeluarkan masing-masing kementerian. Tujuan dari perubahan SOTK adalah untuk mewujudkan organisasi pemerintah yang tepat fungsi, tepat ukuran dan sinergis secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.