Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
ILustrasi Administrasi kependudukan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA-- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Jogja akan memusatkan layanan kependudukan di aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kependudukan Disdukcapil Jogja, Bram Prasetyo, saat ini baru dua jenis layanan kependudukan yang berada di JSS, yaitu Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Jenis layanan lain seperti Kartu Keluarga, mutasi penduduk, Surat Keterangan Tinggal Sementara, dan lainnya akan segera menyusul. Saat ini peralihan layanan masih dalam ranah pengembangan teknis. Bram menyatakan rencana launching pemusatan layanan penduduk di JSS pada tanggal 22 April 2021. Namun melihat proses saat ini, masih ada kemungkinan launching mundur.
Saat ini Disdukcapil Jogja masih dalam rangka sosialisasi kepada kalurahan, kemantren, serta operator. Sebelumnya, kepengurusan penduduk bisa melalui kantor Disdukcapil atau melalui WhatsApp. Namun Bram menyatakan bahwa penggunaan WhatsApp tidak jarang terkendala.
"Kalau menurut kami harusnya lebih mudah. JSS tidak ada penolakan, berapapun yang mauk ke JSS kami layani. Sementara WA terbatas," kata Bram.
BACA JUGA: Gara-gara Hajatan Mitoni, 29 Warga Playen Terinfeksi Covid-19
Bagi warga yang belum memiliki JSS, maka bisa meminta bantuan dari kalurahan, kemantren, atau masyarakat yang memiliki JSS. Di salah satu menu layanan kependudukan JSS ada opsi untuk pemberian surat kuasa.
Menurut Lurah Suryatmajan, Weda Satriya Negara, memang sudah seharusnya layanan terpusat di JSS. Sehingga pelayanan cenderung lebih mudah dan terkontrol. Namun sosialisasi penggunaan pada masyarakat, terutama pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) perlu semakin ditingkatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.