Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Tiga pelaku penipuan dan pemalsuan identitas menjalani pemeriksaan di Polsek Ngaglik, beberapa waktu lalu./Ist-polsek
Harianjogja.com, SLEMAN - Tiga pria di Ngaglik, Sleman, harus berurusan dengan polisi setelah nekat melakukan penipuan disertai pemalsuan identitas sebagai anggota Badan Intelejen Negara (BIN). Aksi ini dilakukan demi mendapatkan persetujuan pujaan hati salah satu dari ketiga pria tersebut untuk dinikahi.
Kanit Reskrim Polsek ngaglik, Budi Karyanto, menjelaskan pelaku adalah YN, pria 41 tahun asal Gunungkidul, yang berniat mengajak nikah kekasihnya, Ratih, 32 tahun, warga Kalurahan Donoharjo, Ngaglik. Dalam melancarkan aksinya, YN dibantu dua rekannya yakni SW, 35 tahun dan SY, 27 tahun.
“Peristiwa bermula ketika YN yang merupakan penjual jaket dan dompet berkenalan dengan korban pada 2020. Dari perkenalan YN makin cinta dengan korban. Namun seiring berjalannya waktu, korban justru dekat dengan lelaki lain sehingga membuat YN cemburu,” ujarnya, Rabu (21/4/2021).
Untuk mengupayakan agar sang pujaan hati kembali kepadanya, YN kemudian mendatangi kedua rekannya, SW dan SY dan mengutarakan ingin mengaku sebagai anggota BIN kepada korban. Setelah disepakati, SY bertugas mendesain dan SW mencetak kartu anggota BIN.
Baca juga: Orang Tua Pelaku Pelemparan Batako Minta Maaf
Tidak berhenti di situ, kedua rekannya ini juga mengaku sebagai ajudan yang mengawal YN saat ia menunjukkan kartu tersebut kepada korban. Dari SW, polisi juga mengamankan sebuah airsoft gun dari SW yang diakui didapatkan saat menjadi satpam di Jakarta. “Airsoft gun itu dibawa untuk berjaga-jaga sekaligus meyakinkan korban jika YN adalah anggota BIN,” katanya.
Kemudian pada 24 Maret lalu, warga di sekitar rumah korban mulai curiga karena mendengar kabar adanya orang yang mengaku sebagai anggota BIN dengan dikawal dua ajudan, yang akan melangsungkan nikah siri dengan korban. Warga pun akhirnya melapor pada Polsek Ngaglik.
Mendapat laporan itu, polisi bergerak ke rumah korban. Usai dilakukan pemeriksaan, ternyata ketiga orang tersebut bukan anggota BIN, sehingga langsung diamankan ke Polsek Ngaglik. Ketiga pelaku diduga melakukan penyalahgunaan air soft gun dan pemalsuan identitas KTP serta kartu anggota BIN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)