Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Ilustrasi cuaca./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA- Bagi Anda yang akan beraktivitas di wilayah DIY, hari ini, Jumat (23/4/2021), sebaiknya simak dahulu prakiraan cuaca berikut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi seluruh wilayah di DIY tidak turun hujan hari ini.
Adapun rincian prakiraan cuaca hari ini, Kota Jogja pagi hari cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah dan dini hari cerah.
Sleman diprediksi pagi hari cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah dan dini hari cerah.
Bantul diprediksi pagi hari cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah dan dini hari cerah.
Kulonprogo diprediksi pagi hari cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah dan dini hari cerah.
Gunungkidul diprediksi pagi hari cerah, siang hari cerah, malam hari cerah dan dini hari cerah.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 1,5 hingga 2 meter. Angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri menyampaikan pentingnya kedaulatan kelautan dalam cara pandang geopolitik
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 24 Mei 2026. Simak jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Peringatan 20 tahun gempa Jogja di Prambanan jadi momentum edukasi dan penguatan kesiapsiagaan bencana masyarakat.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 24 Mei 2026 dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan lengkap dari pagi hingga malam.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.