Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
ILustrasi penjambretan/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Seorang pedagang di Pasar Semin, Yuniati,30, menjadi korban pembegalan di ruas jalan Semin-Cawas, Minggu (25/4/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Meski berhasil selamat, korban harus rela kehilangan uang tunai sebesar Rp4 juta.
Peristiwa nahas ini bermula saat Yuniati berangkat dari rumahnya di Kalurahan Bendung menuju Pasar Semin untuk berjualan. Ia naik sepeda motor Honda Supra X AB 6867 HW sendirian. Setibanya di jalan raya, korban dipepet pengendara motor yang berboncengan hingga terjatuh.
Setelah terjatuh, Yuniati diancam menggunakan senjata tajam jenis clurit agar menyerahkan barang yang didalam tasnya. Korban tak berdaya hingga akhirnya menyerahkan tas berisi smartphone dan uang tunai Rp4 juta dibawa kabur oleh orang tak dikenal.
Baca juga: Terminal di Jakarta akan Tes Acak Covid-19 Pelaku Perjalanan Darat
Lurah Bendung, Didik Rubiyanto membenarkan adanya peristiwa pembegalan yang menimpa salah seorang warganya. Menurut dia, korban terpaksa menyerah tas yang dimiliki karena diancam menggunakan celurit.
"Kontan korban takut hingga terpaksa menyerahkan isi tasnya," kata Didik, Minggu sia.
Menurut dia, peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Semin. Didik berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama sehingga tidak keluar rumah sendirian, khususnya pada saat malam maupun dini hari. "Korban sempat syok, tapi kondisinya sekarang sudah membaik," ujarnya.
Kapolsek Semin Akap Arif Heriyanto membenarkan adanya laporan pembegalan yang terjadi di ruas Jalan Semin-Cawas dengan korban pedagang di Pasar Semin. Laporan dilakukan pada Minggu sekitar pukul 08.30 WIB.
"Korban seorang perempuan yabg kehilangan tas berisi smarphone dan uang tunai Rp4 juta," kata Arif.
Baca juga: Terungkap! Data Kualitas Udara China Direkayasa
Menurut dia, petugas sedaang melakukan penyelidikan untun mengungkap kasus ini. Selain memeriksa korban, pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Di sekitar lokasi tidak ada CCTV, korban pun tidak ingat sepeda motor dan ciri pelaku namun kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya.
Ia menambahkan, hasil dari pemeriksaan korban tidak hanya diancam karena juga mengalami kekerasan secara verbal. "Pelaku memepet dan mendorong korban hingga terjatuh dari motor yang dinaiki," ujarnya.
Dengan tingginya angka kriminalitas di wilayah Polres Gunungkidul, Arif mengimbau kepada masyarakat agar tetap berwaspada dan hati-hati saat beraktivitas. Terlebih jika malam hari agar tidak sendirian.
"Upaya patroli kamtibams terus dilakukan. Tapi untuk efektivitas juga butuh peran dan partisipasi dari masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.