Berjibaku dengan Pasien Covid-19, Petugas di Sleman Sehari Makamkan 4 Jenazah

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Minggu, 23 Mei 2021 23:17 WIB
Berjibaku dengan Pasien Covid-19, Petugas di Sleman Sehari Makamkan 4 Jenazah

Prosesi pemakaman jenazah Covid-19 yang dilakukan tim pemakaman Satgas Covid-19 Sleman belum lama ini. /Ist-dok PMI Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN--Dalam sehari, petugas pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Sleman harus memakamkan hingga empat orang pasien. Adapun di tempat karantina, pasien Covid-19 juga meningkat.

Penanggungjawab Shelter Asrama Haji Makwan mengatakan saat ini jumlah penghuni Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC) Asrama Haji bertambah dua orang. Jika sebelumnya dihuni sebanyak 13 warga Ngaglik, Caturharjo, Sleman, dua tambahan pasien berasal dari Tempel dan Gamping.

"Jadi di Asrama Haji saat ini ada 15 pasien dan Rusunawa Gemawang 28 pasien. Total 48 pasien," kata Makwan, Sabtu (23/5/2021).

Terkait kasus kematian, Makwan menjelaskan jika tim dekontaminasi dan layanan pemakaman Covid-19 BPBD Sleman pada Sabtu (23/5/2021) ini memakamkan empat jenazah. Adapun Jumat (22/5/2021) sebanyak empat jenazah positif Covid-19 dimakamkan sesuai protokol kesehatan.

BACA JUGA: Begini Skenario Pemkot Jogja Hadapi Kemungkinan Lonjakan Covid-19 Setelah Lebaran

"Hari ini ada empat jenazah yang dimakamkan. Dua orang meninggal di rumah. Ada yang suami dan istri yang meninggal hari ini dua-duanya positif Covid-19," kata Makwan.

Makwan mengakui jika ada perbedaan data jumlah pemakaman jenazah di Satgas Covid-19 dengan data Layanan Posko Pemakaman Jenazah BPBD Sleman. Seluruh proses pemakaman dilakukan sesuai protokol kesehatan.

"Kalau data yang direlease Satgas Covid-19 merupakan data meninggal yg positif confirm. Kalau data posko dekontaminasi yang dimakamkan semua termasuk suspek, probable dan confirm positif," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online