KPK Periksa Kepala BPK Jawa Tengah Terkait Kasus Suap di Muara Enim
KPK memeriksa Kepala BPK Jateng Ahmad Luthfi H. Rahmatullah sebagai saksi kasus dugaan suap pengondisian audit Muara Enim.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Kementerian Pertanian (Kementan) mengenalkan produk hasil inovasi para agropreneur milenial melalui "The 2nd Millenial Indonesian Agropreneurs (MIA) Expo 2021" di Jogja mulai 12-13 Juni 2021.
"Melalui acara ini diharapkan muncul para agropreneur milenial Indonesia sebanyak-banyaknya. Di saat yang sama juga terbentuk kerja sama yang erat di antara mereka," kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi, di Jogja, Sabtu. (13/6/2021).
"The 2nd MIA Expo" yang berlangsung di Ambarukmo Plaza Yogyakarta itu mengusung tema "Millennial Agropreneur; Penghela Agroeduwisata dan Ekonomi Kreatif ".
Pameran tersebut memperkenalkan produk para wirausahawan muda pertanian dari berbagai daerah mulai dari kopi jamu dan beragam kopi nusantara lainnya, hingga aplikasi juru tani.
Para peserta berasal dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) seluruh Indonesia, SMK Pertanian lingkup Kementan, Duta Petani Milenial, hingga peserta program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP).
Baca juga: Haji 2021 Dibatasi untuk 60.000 Jemaah Penduduk Lokal Arab Saudi & Ekspatriat
"Saya berharap anak-anak muda kita mampu menampilkan produk-produknya, hasil jerih payahnya, serta mampu menawarkan produk pertanian di pasar domestik hingga internaisional," ujar Dedi.
Peningkatan daya saing pertanian di Indonesia, bakal bergantung pada para petani milenial yang memiliki inovasi, produktivitas tinggi, serta mudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Upaya regenerasi dari petani tua ke petani muda atau milenial merupakan kebutuhan mendesak mengingat 70 persen petani di Indonesia saat ini telah berusia tua.
"Saat ini lebih dari 70 persen petani kita umurnya antara 40 sampai 45 tahun alias petani tua dan kurang 30 persen petani kita berumur kurang dari 45 tahun alias petani milenial," ujar dia.
Melalui beragam program yang dilaksankan termasuk penyelenggaraan MIA Expo 2021, diharakan target sebanyak 2,5 juta petani milenial bisa tercapai pada 2024.
Kepala Pusat Pendidikan BPPSDMP Idha Widi Arsanti, berharap MIA Expo 2021 yang digelar dengan menerapkan prinsip adaptasi kebiasaan baru semakin meningkatkan minat para milenial untuk terjun dalam bisnis pertanian.
Selain memamerkan produk pertanian melalui 20 tenan, MIA Expo 2021 yang ditargetkan dihadiri 1.000 peserta per hari secara luring dan 3.000 peserta secara daring itu juga berlangsung beragam talk show seperti peluang ekspor petani milenial hingga podcast mengenai agroeduwisata dan ekonomi kreatif.
"Jogjadipilih untuk penyelenggaraan \'MIA Expo 2021\' karena memiliki keunggulan ekonomi kreatif dan petani milenial yang sangat dominan," kata Idha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa Kepala BPK Jateng Ahmad Luthfi H. Rahmatullah sebagai saksi kasus dugaan suap pengondisian audit Muara Enim.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
Prabowo menyebut dampak ekonomi KDKMP mulai terasa pada 2027 melalui pemangkasan rantai distribusi dari petani hingga konsumen.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.