Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus melakukan inovasi terkait kemudahan mengakses layanan administrasi kependudukan (adminduk). Salah satunya adalah Sistem Inovasi Antrean Online (SINOVA).
Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi mengatakan meski telah menerapkan dua sistem untuk layanan adminduk baik daring maupun manual, namun masyarakat cenderung memilih untuk datang langsung ke Kantor Disdukcapil. Alhasil, kerap ditemukan antrean yang mengular dan cenderung berdesak-desakan di lokasi layanan adminduk.
"Melihat kondisi tersebut, tentu tidak bisa kami biarkan terus terjadi. Untuk itu ada inovasi dari kami berupa SINOVA," kata Bambang, Rabu (16/6/2021).
Lebih lanjut Bambang mengungkapkan, melalui SINOVA, pemohon tidak perlu datang ke Disdukcapil Bantul untuk mengambil antrean. Pemohon bisa mengambil nomor antrean dengan mengakses laman antriancapil.bantulkab.go.id. Melalui SINOVA, pemohon juga bisa memilih layanan apa yang akan digunakan.
Baca juga: Hajatan Akan Dibatasi, Pemda DIY Siapkan Aturan
"Teknisnya, nanti pemohon hanya cukup memasukan NIK. Akan ada pilihan bagi pemohon akan datang pukul berapa? Sesuai dengan keinginan dan kesibukannya. Baru setelah itu, ada notifikasi dan jadwal kedatangan sesuai dengan pilihan pemohon," kata Bambang.
Menurut Bambang, sejauh ini tidak ada pembatasan pemohon yang mengambil nomor antrean lewat SINOVA. Pelayanan tetap dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Layanan SINOVA sendiri telah diterapkan selama 6 bulan terakhir, hanya saja, kata Bambang, sedikit warga yang memanfaatkannya.
"Kami berharap masyarakat bisa mengaksesnya, karena SINOVA dibikin untuk memudahkan warga," harap Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.