Siap-siap, Kamera ETLE Dipasang di Simpang Tiga Cepit Bantul
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto berdialog dengan alumni Program Kartu Prakerja dalam kunjungan kerjanya ke Kota Jogja, Sabtu (19/6/2021)-Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) melakukan kunjungan kerja ke Jogja pada Sabtu (19/6). Dalam kunjungannya, Airlangga menemui alumni Program Kartu Prakerja serta membagikan masker.
Alumni Program Kartu Prakerja yang ditemui Airlangga yakni Abdul Jalal. Dia adalah salah satu alumni Program Kartu Prakerja Gelombang 6. Manfaat dan modal yang didapat dari mengikuti Program Kartu Prakerja digunakan Jalal untuk membangun sebuah usaha kuliner bernama Martabak Move On.
"Saya sangat mengapresiasi Mas Jalal yang melihat Program Kartu Prakerja ini sebagai sebuah peluang untuk mengembangkan kemampuannya dalam mengolah dan memasarkan produk usahanya," kata Airlangga saat berdialog dengan Jalal di Tegalrejo, Kota Jogja.
Airlangga menyatakan, situasi pandemi yang merubah aktivitas masyarakat untuk lebih mengarah ke sistem digital dimanfaatkan Jalal dengan optimal. Pemasaran yang dilakukannya secara daring terbukti mampu meningkatkan penjualan produknya.
BACA JUGA: Mau Masuk UGM Lewat Ujian Masuk CBT? Persiapkan Hal Ini!
"Situasi pandemi ini membuat aktivitas kita beralih ke digital dan Mas Jalal memanfaatkan situasi ini untuk mulai memasarkan produknya secara digital. Semangat pantang menyerah ini tentu sangat menginspirasi kita
semua," ujar Airlangga.
Jalal mengungkapkan, pengalaman patah hati di masa lalu menjadi motivasi dirinya dan kemudian menamai usahanya dengan merek Martabak Move On. "Sebenarnya yang paling penting dari Program Kartu Prakerja bukan insentifnya, tapi ilmunya. Hanya karena belajar cara mengocok telur dengan benar, sekarang martabak saya jadi lebih enak," kata Jalal.
Sebelum mengikuti Program Kartu Prakerja, Jalal memang sudah menjalankan usaha kuliner. Namun, usaha tersebut belum terlalu berhasil. Merasa membutuhkan tambahan pengetahuan dalam berjualan dan mengolah makanan, Jalal memutuskan untuk mengikuti Program Kartu Prakerja. Pelatihan yang diambil adalah \'Membuat Banana Coco Roll\' dan \'Sukses Jual Beli Marketing di Media Sosial.\'
Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga ikut didampingi oleh Menteri Perindustrian RI, Deputi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian, PMO Program Kartu Prakerja, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BNI dan Rektor Universitas Gadjah Mada memberikan bantuan berupa kompor dan mixer untuk Jalal.
Selain itu, pemilik usaha Martabak Move On tersebut juga mendapatkan Kredit Usaha Rakyat dari Bank BNI. "Keberhasilan Kartu Prakerja sangat bergantung kepada bagaimana penerimanya memanfaatkan pelatihan yang ada. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh penerima Kartu Prakerja agar menggunakan kesempatan ini untuk skilling, upskilling, dan reskilling," pungkas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.