Sisa Makanan Pasien RS Jogja Turun berkat Program SI SEDAP
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi saat hadir dalam acara Pawai Alegoris Harmoni Jogja, di Situs Warungboto, Kelurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo, Rabu (16/6). (ist/Pemkot Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata Kota Jogja menggelar Pawai Alegoris Harmoni Jogja sebagai upaya menjaga geliat sektor pariwisata. Acara ini secara luring telah digelar pada Rabu (16/6/2021), sedangkan secara daring ditayangkan di Youtube Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta dan Youtube Pemkot Jogja mulai Senin (21/6/2021).
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi saat acara luring yang diadakan di Situs Warungboto, Kelurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo mengatakan di masa pandemi Covid-19, semua orang terus berupaya untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada dengan bergerak bersama-sama, dimulai dari diri sendiri keluarga dan lingkungan.
“Pandemi tidak bisa didiamkan saja, kita harus bergerak bersama-sama untuk mengatasinya,”ujarnya.
Ia menyebut Pawai Alegoris Harmoni Jogja menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan seni dan budaya di Kota Jogja. “Pawai ini adalah bagian dari penanda bahwa kita [Kota Jogja] siap untuk bangkit, yang dibarengi dengan protokol kesehatan, karena kesiapan kita ini juga akan membawa pengaruh dengan meningkatnya wisatawan ke Kota Jogja,” katanya.
Peningkatan wisatawan menurut Heroe juta turut menjaga pertumbuhan ekonomi Jogja. “Wisata di Kota Jogja yang indah, menyenangkan ngangenin seperti sebelumnya yang selalu dirindukan oleh banyak orang,” katanya seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin.
Selain pawai, Heroe menambahkan, wisatawan juga bisa menikmati inovasi sepeda di lima jalur wisata serta wisata kesehatan. “Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kemampuan kepada kita semua agar bisa menyelesaikan persoalan pandemi seperti sekarang ini,” katanya.
Ia menambahkan, setelah pawai terlaksana, warga Jogja harus tetap semangat meningkatkan inovasi sebagai media menggali, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang hidup, tumbuh dan berkembang. “Khususnya di Kota Jogja di bagian selatan,” kata Heroe.
Para penampil yang terlibat dalam acara itu adalah Bregada Surosupat, Kampung Wisata Rejowinangun, Asbaja, Yodya Manggala, Gambiran Team Work, Kampung Wisata Gedong Kiwo, Kampung Wisata Cokrodiningratan, Kampung Wisata Warungboto, Kampung Wisata Pandeyan, Sanggar Anggrek, Kampung Wisata Sayidan, Giri Tamtama, Kampung Wisata Dewobronto, Sanggar Bancak, Teras Seni Hasfi Asmaralaya, Sanggar Kinanti Sekar, Sanggar Laras Wening, Sanggar Gierka, Geamime, Kampung Wisata Tahunan, Yayasan Pamulangan Beksan Sasminta Mardawa, Obor Fire Dance, Kharisma Dance, Manggala Cakra, Pulung Dance Studio dan Anterdans.
Acara ini juga dimeriahkan penampilan dari Sanggar Gierka, dan penyerahan keris secara simbolis dari penari kepada Wakil Wali Kota Jogja. Sebelumnya pada saat seremoni pembukaan Pawai Alegoris Harmoni Jogja, keris tersebut diberikan dari Wali Kota kepada para penari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.