Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Ilustrasi rupiah/Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Satreskrim Polres Gunungkidul menetapkan Lurah Karangwen, Girisubo berinisial RS sebagai tersangka kasus dugaan korupsi uang ganti rugi lahan terdampak Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) senilai Rp5,2 miliar. Penetapan ini merupakan pengembangan penyelidikan yang dilakukan oleh tim unit Tipikor sejak beberapa waktu lalu.
Kepala Unit Tipikor, Satrekrim Polres Gunungkidul, Iptu Wawan Anggoro mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan serta pemeriksaan sejumlah saksi-saksi berkaitan dengan kasus ini. Upaya memanggil Lurah RS juga sudah dilakukan, namun yang bersangkutan tidak pernah hadir.
“Sudah coba kami klarifikasi dengan memanggil yang bersangkutan sebanyak dua kali, tapi tidak pernah hadir,” kata Wawan kepada wartawan, Selasa (29/6/2021).
Baca juga: Objek Wisata Akhir Pekan Kembali Dibuka, Pelaku Wisata di Bantul Bersorak
Menurut dia, usai penyelidikan maka kasus dugaan korupsi ini ditingkatkan menjadi penyidikan. Bersamaan dengan peningkatan status, maka Lurah RS juga ditetapkan sebagai tersangka.
Wawan beranggapan sudah ada alat bukti yang kuat untuk menetapkan tersangka. Selain itu, juga sudah ada upaya gelar perkara terkait dengan kasus ini. “Buktinya sudah mencukupi. Salah satunya ada surat Penghitungan Kerugian Keuangan Negara dari Inspektorat Daerah,” katanya.
Untuk menyelesaikan kasus ini, Unit Tipikor kembali berencana memangil yang bersangkutan sebagai tersangka. “Nanti pemanggilan akan kami kirim ke rumahnya. Untuk sementara, kami juga belum mengetahui keberadaan tersangka ada dimana,” tutur dia.
Kasus dugaan korupsi ini bermula adanya pembebasan lahan milik kalurahan Karangawen 2019 dan 2020 untuk pembangunan JJLS. Total nilai pembebasan mencapai Rp5.243.068.000. Seharusnya uang ganti rugi ini digunakan untuk membelih lahan pengganti lahan yang terdampak JJLS, tapi belum terlaksana hingga sekarang.
Baca juga: China Kirim Manusia Pertama ke Planet Mars pada 2033
“Ada dugaan dibawa oleh lurah. Selain itu, kami juga menemukan indikasi uang yang seharusnya masuk ke rekening kalurahan itu masuk ke rekening pribadi,” imbuhnya.
Pelaksana Tugas Panewu Girisubo, Alsito mengatakan, Lurah Karangawen, RS sudah tidak masuk kerja sejak 20 Mei lalu. Pihak kalurahan serta keluarga pun tidak mengetahui keberadaan RS saat ini. Agar tidak terganggu dengan kepergian lurah, pihaknya masih menunggu petunjuk dari bupati.
“Kami sudah meminta arahan terkait dengan perginya lurah yang bersangkutan. Tujuan kami agar tidak menggangu pelayanan serta pelaksanaan jalannya pemerintahan selaku kuasa pengguna anggaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.
China menangkap 52 warga Singapura di Guangxi terkait dugaan skema piramida. Investigasi masih berlangsung dan Singapura meminta informasi.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp84.000 per kg. Simak daftar harga pangan nasional menurut PIHPS 5 September 2026.