Job Fair Gunungkidul Buka 5.000 Lowongan 32 Perusahaan, Cek di Sini
Job Fair Gunungkidul 2026 membuka lebih dari 5.000 lowongan kerja dari 32 perusahaan. Pencari kerja bisa melamar langsung secara gratis.
Ilustrasi/Antara-Aji Styawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—RSUD Wonosari kehabisan tempat tidur perawatan pasien Covid. Dampaknya, ada 15 pasien tertahan di ruang IGD. Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati mengatakan, 61 tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 sudah penuh. Padahal di ruang IGD masih ada 15 pasien yang menunggu mendapatkan kamar. “Tetap ditangani, tapi masih tertahan di IGD,” kata Heru kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).
Menurut dia, penuhnya ruang perawatan disebabkan laju penularan belum bisa dikendalikan. Heru pun mengakui sudah melakukan berberapa kali penambahan tempat tidur, namun seiring bertambahnya pasien, layanan yang disediakan juga ikut penuh.
BACA JUGA: Langgar Aturan PPKM Darurat, 312 Tempat Usaha di DIY Ditutup Paksa
“Sekarang kami akan tambah 14 tempat tidur lagi sehingga total berjumlah 75 tempat tidur. Rencananya, kamar baru ini digunakan merawat 14 pasien yang tertahan di IGD. Sedangkan satu pasien lainnya, harus mengantre untuk mendapatkan tempat tidur perawatan,” katanya.
Meski terjadi penumpukan pasien di IGD, layanan tidak ditutup. Pemeriksaan pasien non-Covid menggunakan tenda darurat yang didirikan di depan ruang IGD. “Masih bisa dilayani,” katanya.
Menurut dia, lonjakan kasus Corona sangat berpengaruh terhadap layanan di RSUD. Nanyak tenaga medis di RSUD yang terinfeksi.
“Awalnya ada 97 tenaga medis yang menjalani isolasi mandiri, tapi sekarang tinggal 42 orang,” ungkapnya.
Minimnya tenaga medis membuat manajemen menutut layanan di bangsal kelas tiga untuk pasien bedah. “Bisa dikover di kelas dua maupun satu. Jadi, tidak ada masalah dengan penutupan tersebut,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan total ada 134 tempat tidur untuk perawatan Covid. Meski demikian, yang berfungsi efektif hanya 124 tempat tidur karena sepuluh lainnya tidak memiliki fasilitas oksigen.
“Kami berharap kepada masyarakat bisa patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan agar laju penularan bisa dikendalikan. Jika terus bertambah banyak, kondisi ini akan berpengaruh terhadap layanan kesehatan di rumah sakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair Gunungkidul 2026 membuka lebih dari 5.000 lowongan kerja dari 32 perusahaan. Pencari kerja bisa melamar langsung secara gratis.
Bakom menegaskan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang untuk memudahkan arahan Presiden Prabowo, bukan terkait kedudukan Wapres Gibran.
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti menilai terdapat dugaan penggunaan skema safe house dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Merawat rekam jejak perjalanan sejarah dari masa kolonial hingga era modern, Ambarrukmo Group resmi meluncurkan buku edisi kedua
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
Pembahasan mengenai pola asuh merupakan kelanjutan dari isu stunting yang selama ini banyak mendapat perhatian.