Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mulai membuka pendaftaran vaksinasi Covid-19 bagi sasaran anak-anak usia 12 sampai 17 tahun. Saat ini, proses pendaftaran vaksinasi bagi anak-anak masih terus berlangsung.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan pelaksanaan vaksinasi bagi anak ini dilandasi dari surat edaran (SE) Kemenkes Nomor HK.02.02/I/1727/2021 tentang vaksinasi tahap tiga bagi masyarakat rentan serta masyarakat umum serta bagi anak usia 12-17 tahun.
"Awalnya kami ajukan izin untuk bisa memperluas sasaran vaksinasi untuk usia 18 tahun dan anak-anak. Pengajuan didasarkan pada capaian vaksinasi di Sleman yang dinilai tinggi," kata Joko, Selasa (6/7/2021).
BACA JUGA : Di Sleman, Anak Usia 12 Tahun ke Atas Mulai Didaftar untuk
Dijelaskan Joko, pencapaian vaksinasi Covid-19 di Sleman cukup tinggi. Hingga awal Juli, katanya, capaian vaksinasi di Sleman untuk dosis I mencapai 125% dan dosis II mencapai 75%. Jika dihitung jumlah penduduk yang divaksin baru mencapai 230.000 orang.
"Jumlah tersebut memang masih jauh untuk memenuhi health immunity 70% penduduk Sleman. Untuk stok vaksin Covid-19 untuk awal Juli ini masih ada 53.580 dosis. Kalau masih kurang kami ajukan penambahan lagi," katanya.
Joko melanjutkan, salah satu pertimbangan Kemenkes memberikan vaksin Covid-19 bagi anak-anak karena hampir 260.000 kasus terkonfirmasi merupakan anak usia 0-18 tahun, dimana lebih dari 108.000 kasus berada pada rentang usia 12-17 tahun.
Dari sejumlah tersebut, tercatat lebih dari 600 anak usia 0-18 tahun meninggal, sejumlah 197 anak di antaranya berumur 12-17 tahun dengan angka Case Fatality Rate pada kelompok usia tersebut adalah 0,18%.
BACA JUGA : Siap-siap! Jogja Segera Buka Vaksinasi untuk Anak
Masih berdasarkan SE, kata Joko, pertimbangan selanjutnya adanya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan persetujuan penggunaan Vaksin COVID-19 produksi PT. Biofarma (Sinovac) untuk kelompok usia > 12 tahun dari BPOM tertanggal 27 Juni 2021.
"Maka vaksinasi dapat diberikan bagi anak usia 12-17 tahun. Jadi pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun di Sleman sesuai SE dari Kemenkes. Semua izin clear," katanya.
Dinkes pun melakukan pendataan atau pendaftaran vaksinasi bagi anak-anak sejak 4 Juli lalu. Menurut Joko, pemberian vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak usia 12 tahun ke atas ini tidak berbeda dengan orang dewasa. "Jenis vaksin yang diberikan adalah Sinovac, dengan interval 28 hari," katanya.
Pelaksanaan vaksinasi untuk anak-anak ini akan digelar di 19 rumah sakit, lima Klinik dan 25 puskesmas seluruh Sleman. Meliputi RSUP dr Sardjito, RSUD Sleman, RS UGM, RSUD Prambanan, RS Bhayangkara, RS Mitra Paramedika, RS Gramedika 10, RS Grhasia, dan RS Mitra Sehat.
BACA JUGA : Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di RSA UGM Jogja, Anak
Selain itu, RS UAD, RS Panti Rini, RS Panti Nugroho, RS Puri Husada, RS Atturots, RS Charitas, RS PKU Gamping, RS Arvita Bunda, RSIY PDHI, dan RS Sakina Idaman. Selain 19 RS, pelaksanaan vaksin digelar di lima klinik meliputi Klinik Parama Satwika, Klinik Kartika 0732, Klinik KKP, Klinik GMC, Klinik Poltekes Jogja serta 25 Puskesmas se Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.