Klitih Bikin Wisatawan Cemas, DPRD Bantul Minta OPD Bersinergi
DPRD Bantul mendorong patroli intensif dan sinergi lintas OPD untuk mengantisipasi klitih serta memperkuat ketertiban masyarakat.
Jalan Malioboro sepi pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Senin (5/7/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA--Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja mendukung langkah pemerintah pusat yang berencana memperpanjang pelaksanaan PPKM Darurat. Pemkot Jogja menilai PPKM Darurat yang diberlakukan selama dua pekan terakhir ini belum berdampak signifikan terhadap penurunan kasus Covid-19 di wilayah setempat.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan, secara prinsipnya bakal mengikuti aturan pemerintah pusat yang bakal memperpanjang penerapan PPKM Darurat. Dengan demikian Kota Jogja juga bakal memperpanjang aturan itu demi menanggulangi pandemi Covid-19.
BACA JUGA : Perpanjangan PPKM Darurat Ditentukan Senin Pekan Depan
"Kami pasti akan memberlakukan kembali pelaksanaan PPKM Darurat sebagaimana kebijakan pemerintah pusat," kata dia Sabtu (17/7/2021).
Heroe menambahkan sekarang lebih dua pekan pelaksanaan PPKM Darurat belum berdampak signifikan terhadap penurunan kasus Covid-19. Sejak awal Juli ini kasus Covid-19 memang melonjak cukup drastis dibanding dengan bulan Juni lalu.
"Bahkan lonjakannya sampai lebih dari 10 kali lipat dari kasus harian di bulan Juni. Dan dalam sempekan terakhir sudah ada tanda penurunan tetapi masih belum signifikan, seperti pada puncaknya seminggu yang lalu," ungkapnya.
Untuk itu pihaknya bakal tetap melakukan penyejatan jalan di sejumlah titik dan hanya membuka empat jalur saja untuk masuk ke Kota Jogja. Pun dengan pemadaman lampu jalan dan taman guna mencegah warga berkerumun akan tetap dilakukan.
"Juga dengan operasi di perkantoran, pertokoan, serta pembatasan pada acara sosial keagamaan," ujarnya.
Hanya saja, upaya itu tentu belum cukup dan mesti diimbangi dengan pengetatan protokol kesehatan. Aturan 5M mesti terus dilakukan oleh masyarakat guna mencegah penularan Covid-19.
BACA JUGA : PPKM Darurat, Mobilitas Warga Bantul Baru Turun Segini
"Upaya itu harus terus menjadi mode gerakan melawan varian virus baru ini. Titik lemah virus kan dengan sabun dan akan mati sendiri dalam 14 hari, jika tidak menular," urainya.
Hanya saja Heroe mengakui perpanjangan PPKM Darurat ini tentu berimbas pula secara sosial maupun ekonomi. Namun demikian, dia meminta agar masyarakat sadar bahwa sektor kesehatan mesti menjadi yang utama diperhatikan jika ingin pandemi ini dapat dikendalikan.
"Dengan kesadaran bersama, bahwa pada saat ini kita lebih mengutamakan kesehatan, lebih mengutamakan menyelamatkan keluarga, tetangga, saudara dan teman kita semua, maka taat dengan prokes dalam aturan PPKM Darurat adalah pilihan yang paling baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mendorong patroli intensif dan sinergi lintas OPD untuk mengantisipasi klitih serta memperkuat ketertiban masyarakat.
Ditjen Imigrasi mendeportasi warga Tiongkok berinisial SS yang masuk red notice Interpol dan DPO terkait dugaan pencucian uang di negara asalnya.
Kia Carens EV membuka pemesanan awal di Indonesia mulai 26 Oktober 2026. Simak empat varian, estimasi harga, dan fitur unggulannya.
Studi pada 8.783 orang dewasa menemukan konsumsi makanan ultra-proses tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko cedera vaskular otak.
IBM mengingatkan perbankan soal risiko Shadow IT akibat penggunaan aplikasi AI tanpa izin. Edukasi karyawan dan tata kelola data dinilai penting.
UNY meraih gelar ganda Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah tim putri menang 1-0 dan tim putra melibas UNNES 6-0.