Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, MLATI-Sebanyak empat remaja yang terlibat dalam tindak kejahatan jalanan atau lazim disebut klithih diringkus polisi pada Minggu (8/8/2021) dini hari. Para remaja belasan tahun ini diketahui membawa senjata tajam (sajam) sembari mengancam pengendara yang tidak disukai.
Kanit Reskrim Polsek Mlati, Iptu Noor Dwi Cahyono, menjelaskan polisi saat ini baru memeriksa salah satu remaja yang diamankan, yakni YD, laki-laki 17 tahun.
BACA JUGA : Dikejar Rombongan Klithih, 2 Pemuda Kulonprogo Luka-Luka
“Kemungkinan keterlibatan mengarah pada P [remaja lainnya],” ujarnya, Minggu (8/8/2021).
Berdasarkan pemeriksaan, YD melakukan aksinya di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP), sehingga polisi membuka aduan jika ada warga yang merasa menjadi korban tindakan kriminal para remaja ini.
“Mereka ini muter-muter bawa senjata tajam. Kalau berpapasan dan orang itu tidak senang, ya langsung diancam," katanya.
Diketahui YD dan pelaku lainnya beraksi di sekitar Jalan Magelang, kapanewon Mlati. Pada Minggu (8/8) dini hari, tim gabungan Polda DIY, Polres Sleman dan Polsek Mlati mendapati aksi para remaja ini dan terjadi pengejaran beberapa saat.
BACA JUGA : Klithih Kembali Terjadi di Jogja, Pelaku Tendang Pengendara
Dalam pengejaran tersebut, YD bersama P terjatuh dari motor. Lantaran geram, warga yang semula menyaksikan aksi kejar-kejaran tersebut kemudian mendekati kedua pelaku dan sempat menghajar keduanya. Video penangkapan ini beredar di media sosial.
Sementara polisi berhasil mengamankan kedua pelaku lainnya di lokasi yang sama. “Yang diamankan di TKP Mlati ada empat anak. Sementara baru YD yang kami dalami, lainnya masih dalam proses lidik," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kejagung mengungkap kerugian negara Rp863,84 miliar dalam dugaan korupsi pengadaan motor listrik BGN yang melibatkan lima tersangka.
Mario Suryo Aji mengevaluasi gaya membalap setelah kecelakaan di Tikungan 1 dan bersiap menghadapi Q1 Moto2 GP Indonesia 2026.
Menhub Dudy Purwagandhi meminta aplikator ojol mengawasi perawatan kendaraan. Pengaduan wajib ditanggapi maksimal tujuh hari
Kabut asap akibat karhutla Indonesia membuat Malaysia meliburkan sekolah. Lebih dari 2 juta siswa belajar dari rumah akibat memburuknya kualitas udara.
Hermanto Tanoko mengakuisisi Taman Dayu melalui Tancorp dan Tanrise Property. Simak kisah istri ditegur satpam hingga strategi bisnisnya.