Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Polresta Sleman memastikan DMS, bukanlah korban aksi kejahatan jalanan atau klithih di Jalan Turi, Sleman, pada Senin (10/3/2025). Pemuda berusia 24 tahun itu nekat menyakiti bagian tangan dan leher karena cinta tak direstui.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Salamun mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap DMS, ternyata yang bersangkutan memiliki masalah keluarga, utamanya masalah asmara. "Ternyata yang bersangkutan mempunyai permasalahan dengan keluarga lantaran cintanya tidak direstui hingga nekat melukai diri sendiri," ungkapnya, Senin (10/3/2025).
BACA JUGA: Diduga Klitih, 2 Pemuda di Kulonprogo Ditangkap
Atas persoalan ini, Salamun menyatakan saat ini DMS tidak ditahan oleh pihak kepolisian. Hal ini lantaran DMS tidak membuat laporan bahwa dia korban kejahatan jalanan dan dia tidak mengenal akun yang menyebar berita tersebut.
Menurut Salamun, kepolisian telah melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan. Sejumlah petugas juga dikerahkan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan. "Untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan Polresta Sleman telah melakukan upaya mengerahkan pasukan di beberapa titik pos-pos stationer dan mobile patroli strong point serta telah menyiapkan tutup kota jika terjadi tindakan kejahatan," tegasnya.
"Kami tidak akan mentolelir pelaku kejahatan apapun di wilayah Kabupaten Sleman dan akan kami tindak tegas," katanya.
Sebelumnya, di media sosial unggahan di sebuah media sosial dengan narasi terjadinya aksi klitih di Jl. Turi (Kepitu) pada pukul 00.10 WIB. Dalam unggahan itu disebut bila korban merupakan warga Tempel, sedangkan pelaku klitih berjumlah enam orang bersenjata clurit. Bahkan dalam unggahan tersebut korban menyebut para pelaku berwajah sangat bocah seperti anak belasan tahun. Setelah ditelusuri kepolisian, informasi tentang adanya klitih di Jl. Turi tersebut tidak benar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.