Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Sebagian wilayah di Kota Jogja diklaim sudah bebas asap rokok.
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan sebanyak 40 persen Rukun Warga (RW) di D.I. Yogyakarta sudah mendeklarasikan diri sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
"Sudah 40 persen RW mendeklarasikan KTR. Artinya di sana sudah tidak ada lagi orang merokok di rumah, tidak ada lagi orang merokok saat rapat kecuali di tempat-tempat yang ditunjuk oleh RW untuk merokok," kata Heroe Poerwadi dalam webinar bertajuk "Kabupaten/ Kota Layak Anak Mendukung Target RPJMN 2020-2024 Untuk Penurunan Perokok Anak" yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (12/8/2021).
Dia menambahkan di beberapa RW, tempat yang diperbolehkan untuk merokok adalah wilayah pemakaman.
BACA JUGA: Update Covid-19 Kamis, 12 Agustus: Positif Bertambah 24.709, Sembuh 36.637
"Bahkan ada beberapa tempat yang ditunjuk [sebagai tempat merokok] itu di kuburan," ujarnya.
Untuk meniadakan iklan rokok di Kota Jogja, pihaknya menjalankan langkah-langkah secara bertahap melalui penerbitan peraturan-peraturan yang membatasi tempat-tempat yang boleh dipasangi iklan rokok.
Heroe mengatakan saat ini jumlah iklan rokok di DIY sedikit, namun untuk mengubah perilaku masyarakat membutuhkan proses yang panjang.
Pemkot Jogja telah menerbitkan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok.
Pembatasan iklan rokok dan kawasan tanpa rokok merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan DIY sebagai Kota Layak Anak.
Kota Jogja telah mendapat predikat Kota Layak Anak tingkat Utama pada 2021.
Heroe menceritakan upaya untuk mewujudkan hal tersebut dilakukan melalui proses yang panjang. "Di tingkat DPRD butuh dua tahun karena kami harus meyakinkan teman-teman di dewan membangun Perda Kawasan Tanpa Rokok," katanya.
Selain Perda Kawasan Tanpa Rokok, pihaknya juga telah menerbitkan berbagai Perda yang pro perlindungan perempuan dan anak diantaranya Perda ASI, Perda Ketahanan Keluarga, Perda Hak-hak Disabilitas dan Perda Reklame.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
UNEP memproyeksikan suhu global melampaui 1,5 derajat Celsius dalam beberapa tahun ke depan, meningkatkan risiko bencana dan ancaman kesehatan.
Cara cek desil BPS lewat HP melalui DTSEN dan Cek Bansos Kemensos serta kaitannya dengan wacana pembatasan pembelian Pertalite.
Beras premium 5 kg mulai langka di sejumlah ritel. Mendag Budi Santoso mengatakan Bulog mulai memasok beras premium dan medium ke ritel modern.
Dinsos Bantul mencatat ribuan usulan penerima bansos, termasuk 1.789 usulan PBI JK, 95 PKH, dan 79 bantuan sembako melalui kalurahan dan Dinsos.
Los Pasar Brosot Kulonprogo ambruk sejak 23 Juli 2026 dan belum ditangani. DPRD mendesak solusi sementara bagi pedagang terdampak.