Pembangunan Fisik Bantul Baru 69,40%, DPRD Minta Pelaksanaan Proyek Digenjot
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY meringkus tiga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada Rabu (18/8/2021) malam di Karanganyar, Jawa Tengah. Pengungkapan ini merupakan hasil dari pengembangan kasus sebelumnya yang menjerat RD dengan barang bukti ganja seberat 85 gram.
Kabid Pemberantasan BNNP DIY, Kombes Pol Tri Yunianto mengatakan, ketiga tersangka itu yakni masing-masing berinisial RA, 40; AP, 18; dan BH, 31. RA sehari-hari berprofesi sebagai pengelola bisnis paralayang dan ditangkap berbarengan dengan dua rekannya itu saat hendak mengonsumsi sabu di rumahnya.
"Penangkapan ini merupakan pengembangan kasus dari penangkapan RD dengan barang bukti ganja 85 gram di kawasan Sleman bulan Juli lalu," jelas Tri, Jumat (20/8/2021).
Dia menjelaskan, sasaran utama dalam penangkapan itu sebenarnya adalah RA. Saat penggerebekan berlangsung, petugas mendapati bahwa RA tengah bersama dua rekannya hendak mengonsumsi sabu. "Ditangkap bersama kedua temannya saat hendak menyalahgunakan narkoba di rumah," ungkapnya.
Baca juga: Jukir Pasar Beringharjo Meninggal Dunia Setelah Terjatuh
Tri menambahkan dalam penggerebekan itu, tim pemberantasan menemukan barang bukti berupa 14 paket kecil dan satu bungkus plastik narkotika jenis methamphetamine yang ditempel dan disembunyikan di balik keset di bawah kolong tempat tidur pelaku.
Selain paket narkotika, juga diamankan plastik klip, timbangan, dan alat isap sabu. "Total kami mengamankan tiga pelaku, ketiganya sama-sama positif saat dilakukan tes urine untuk screening methamphetamine.
Saat ini, tersangka dan barang bukti telah digelandang dan diamankan di Kantor BNNP DIY untuk pengembangan kasus lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
Unisa Yogyakarta mengembangkan MySADARI, aplikasi gratis dengan empat fitur untuk membantu perempuan melakukan deteksi dini kanker payudara.
Kementerian UMKM menyiapkan audit besar-besaran penyaluran KUR Rp300 triliun untuk memperkuat transparansi dan pembiayaan sektor produktif.
DWS sepakat dugaan penyadapan Presiden Prabowo berpotensi mengarah ke makar jika terbukti memenuhi unsur pidana.
Sugiono membuka peluang pertemuan pimpinan partai untuk membahas dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Pemda DIY menyiapkan revisi tarif pajak dan retribusi daerah. Penyesuaian PKB hingga sewa fasilitas publik akan mempertimbangkan daya beli warga.