Kejahatan DIY Merajalela, Penjaga TPR Parangtritis Disabet Celurit
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jalan Malioboro sepi pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Senin (5/7/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA - UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya mengklaim masih melakukan pengawasan terhadap wisatawan yang berkunjung ke kawasan Malioboro di masa penerapan PPKM berjenjang. Meski kunjungan di kawasan itu perlahan-lahan telah mulai bergeliat namun, UPT menyebut bahwa kunjungan itu masih didominasi oleh warga lokal.
"Tren kunjungan pelan-pelan kami lihat memang sudah mulai ada ya, tapi hanya dari warga lokal yang penasaran dan ingin merasakan kembali nuansa di Malioboro," ungkap Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya, Ekwanto, Rabu (1/9/2021).
BACA JUGA : Pengunjung Malioboro Akan Dibatasi Maksimal Dua Jam
Namun demikian, Ekwanto tidak menampik bahwa beberapa pengendara berpelat luar kota juga terlihat melintas atau berkunjung ke wilayah itu. Dia juga mengklaim bahwa, pengawasan terhadap pengunjung masih dilakukan meski tidak seketat aturan yanh sebelumnya diwacanakan. Petugas hanya melihat tingkat kepatuhan pengunjung berupa pemakaian masker dan juga potensi adanya kerumunan.
"Soalnya kan belum penerapan ya, aturan yang dideklarasikan di Stasiun Tugu itu yakni Malioboro wajib vaksin dan masker. Tapi petugas gabungan masih mengawasi apalagi malam menjelang pemadaman PJU itu potensi kerumunan diwaspadai memang," ujar dia.
Di sisi lain, Ekwanto menyatakan bahwa rencana kebijakan penyekatan yang bakal kembali diterapkan oleh Pemda DIY di sejumlah akses menuju objek wisata (obwis) tentunya berdampak baik. Pihaknya selaku pengelola kawasan Malioboro mengatakan siap untuk menjalankan aturan itu. "Tentunya kami mengikuti nanti kalau ada penyekatan kembali. Harapannya kan pengendalian Covid-19 bisa ditangani dengan baik," katanya.
BACA JUGA : Malioboro Sepi Berhari-hari
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Jogja, Rikardo PMW menyebut, pihaknya belum mendapati pengelola obwis yang bandel dan melanggar aturan di masa PPKM berjenjang ini. Di Kota Jogja seluruh kawasan wisata masih tutup dan belum diperbolehkan buka sampai masa PPKM level 4 berakhir.
"Patroli masih dilakukan dan personel kadang ada juga yang tidak memakai seragam agar kelihatan apakah ada yang curi-curi buka dan melanggar, tapi belum ditemui adanya tempat wisata yang melanggar," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.