Riko Simanjuntak Minta Maaf Usai PSS Sleman Kalah dari Borneo FC
Riko Simanjuntak meminta maaf kepada suporter setelah PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Maguwoharjo.
Vaksinasi pedagang Pasar Bantul pada Rabu (9/6/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Ribuan pekerja industri di Bantul bakal mendapatkan vaksinasi dari Disnakertrans. Objek sasaran merupakan pekerja yang sebelumnya luput atau belum memperoleh vaksinasi karena sakit dan penyebab lainnya.
Sekretaris Disnakertrans Bantul Istirul Widilastuti menyampaikan bila vaksinasi massal akan menyasar 2.000 pekerja industri di Kabupaten Bantul. "Untuk vaksinasi massal rencana akan kita laksanakan di Gedung Madu Candhya besok pagi 23 September 2021, itu diperuntukan bagi pekerja industri yang ada di Kabupaten Bantul," terangnya pada Rabu (22/9/2021).
BACA JUGA : Pemda DIY Memperkuat Sektor Telekomunikasi
Dijelaskan Istirul vaksinasi massal pekerja industri merupakan kerja sama antara Disakertrans Bantul dengan Kodim 072 Pamungkas Yogyakarta bersama Disnakertrans DIY. "Ini kita sudah gladi bersih dan finalisasi di Gedung Madu Chandya, mudah-mudahan besok pagi bisa dilaksanakan dengan lancar," ujarnya.
Capaian vaksinasi pekerja industri di Bantul terbilang cukup tinggi. Istirul menyebutkan bila capaian vaksinasi pekerja industri di Bantul mencapai 75 persen. "Kan sudah banyak yang mengikuti vaksin-vaksin, ada yang ikut lewat Kadin, ada yang ikut lewat asosiasi pengusaha dan sebagainya, kan semuanya sudah melaksanakan vaksin untuk pekerja," ujarnya.
"Ini yang kita sasar adalah pekerja-pekerja yang belum mendapatkan vaksin, yang tercecer. Kalau pekerjanya sudah tercapai di kisaran itu lah [75 persen]. Mudah-mudahan bisa maksimal untuk pekerja industri," katanya.
Selain pekerja industri, sebelumnya para pekerja migran pun juga telah mendapatkan vaksinasi. "Beberapa waktu yang lalu kita diminta untuk membantu menyosialisasikan vaksinasi pekerja migran," ungkapnya.
BACA JUGA : Kadin DIY Pastikan Tidak Ada Biaya Vaksinasi untuk Pekerja
Istirul berharap dengan upaya vaksinasi massal yang dilakukan para pekerja industri makin terproteksi dan merasa tenteram dalam bekerja. "Harapannya untuk saudara-saudara kita yang bekerja di bidang industri bisa 100 persen tervaksinasi. Syukur juga bagi keluarganya," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riko Simanjuntak meminta maaf kepada suporter setelah PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Maguwoharjo.
Komdigi memeriksa laporan dugaan kebocoran data 5,7 juta akun pelanggan Fore dan menyiapkan sanksi jika ditemukan pelanggaran UU PDP.
OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Jogja menghadirkan inovasi mahasiswa bidang sains, teknologi, agama, dan riset.
Abrasi menghilangkan laguna Pantai Trisik Kulonprogo. Kunjungan wisatawan terus menurun, sementara warga beralih mengandalkan pertanian.
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.
Kemkomdigi menyebut Rancangan Perpres Badan Pengawas Data Pribadi telah memasuki tahap final dan diajukan kepada Presiden.