Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SANDEN - Di tengah penurunan kasus Covid-19, klaster kembali muncul di Kabupaten Bantul. Di Padukuhan Gokerten, Srigading, Sanden muncul klaster karena aktivitas sosial masyarakat menjenguk orang sakit atau tilik.
Kepala Urusan Perencanaan Desa Srigading, Sulistyantoro menjelaskan ada sembilan warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 pasca menjenguk salah seorang tetangga yang sakit. "Warga mengira hanya sakit biasa, tetapi ternyata belakangan dinyatakan positif Covid-19. Terus yang pada tilik di-tracing dan swab PCR, hasilnya sembilan positif plus satu warga total ada 10 warga," terangnya pada Selasa (12/10/2021).
BACA JUGA : Kabar Baik! Bantul Kini Masuk Zona Oranye Covid-19
Sejauh ini menurut keterangan Sulistyantoro seluruh warga positif menjalani isolasi mandiri di rumah. "Isolasi mandiri semuanya di rumah. Dipantau oleh nakes dari Puskesmas, kebetulan kategori OTG semua. Sudah ikut vaksin yang positif," imbuhnya.
Salah satu warga di padukuhan Gokerten, Murtijo menceritakan aktivitas tilik muncul atas inisiatif warga. Kebanyakan warga yang melakukan tilik kala itu merupakan para ibu-ibu.
Saat tahu warga yang bersangkutan positif, pihak Puskesmas disebutkan Murtijo segera melakukan tracing dan hasilnya sembilan warga tilik dinyatakan positif. "Hasilnya PCR baru saja keluar dan kebetulan ibu saya juga salah satu dari sembilan warga yang dinyatakan positif Covid-19," katanya.
BACA JUGA : Bantul Catat Rekor 642 Kasus Baru Covid-19 Sehari, Dinkes
Pasca terkonfirmasi positif, pihak Satgas Kalurahan Srigading melakukan desinfeksi ke rumah warga yang dinyatakan positif. Puskesmas juga telah memberi obat-obatan kepada warga positif.
Munculnya klaster membuat Lurah Srigading, Prabowo Suganda mewanti-wanti masyarakat untuk tetap patuh menerapkan prokes. "Saya pesankan kepada pak dukuh agar tidak bosan-bosan mengingatkan warganya. Kalau tilik-tilik ya enggak usah orang banyak-banyak. Dipastikan juga tetangganya sakitnya apa dulu," katanya.
Kepada warga yang dinyatakan positif, Bowo meminta warga untuk taat mematuhi isolasi mandiri. "Tetap isolasi mandiri, prokes pokoknya tetap dilaksanakan," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.