Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
FKUB Wedomartani dan Forsita Jebres menggelar forum bersama di Gereja Paroki Santo Petrus Paulus Babadan, Rabu (20/10). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, NGEMPLAK-Memperluas sinergitas antar umat beragama termasuk dalam upaya penanganan Covid-19, Forum kerukunan Umat Beragama Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, menggelar diskusi dengan Forum Silaturahmi Tokoh Agama (Forsita) Kecamatan Jebres, Solo, di Gereja Paroki Santo Petrus Paulus Babadan, Rabu (20/10).
Pembina FKUB Wedomartani, Mujiburrohman, menjelaskan kegiatan ini yang pertama membahas toleransi di wilayah masing-masing. “Apa yang sudah dikembangkan di Forsita Solo, yang baik akan kita aplikasikan di sini. Demikian jika ada yang baik pula dari FKUB wedomartani akan dikembangkan di sana,” ujarnya.
Selain itu, dalam forum ini juga dibahas mengenai peran tokoh lintas agama dalam penanganan Covid-19. “Ketika ini terjalin, pemerintah akan sangat terbantu dengan program dan kegiatanya. Apalagi diskusi kita juga menuju tema penanganan Covid-19,” katanya.
Ia menjelaskan di Wedomartani, peran tokoh lintas agama sudah cukup baik dalam upaya penanganan Covid-19. Selain sudah terbentuknya tim pemulasaran jenazah Covid-19, organisasi agama seperti NU dan Muhammadiyah juga turut membantu dengan memfasilitasi ambulans.
Pastor Kepala Gereja Santo Petrus dan Paulus Babadan, yang sebelumnya juga pernah bertugas di Solo, Antonius Saptanahadi, menuturkan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, tokoh lintas agama terus mengupayakan kerja-kerja kebangsaan.
“Untuk membangun negeri dalam keadaan damai bersama sama. Beberapa tahun saya bertugas di Solo, Paroki Purbowardayan, sekarang pindah di Paroki Santo Petrus Paulus Babadan. Sudah dua bulan tinggal di sini,” ungkapnya.
Kegiatan ini menurutnya menjadi ruang untuk berdiskusi dan berkenalan satu sama lain, supaya tali persaudaraan terjalin meluas. “Solo damai, Babadan juga damai. Harapan kita kembangkan tali persaudaraan itu, silaturahmi ke banyak tempat,” katanya.
Sebagai anak bangsa menurutnya kita berkewajiban memikirkan bersama bagaimana kita dengan menegakkan pilar bhineka tunggal ika, yang membawa kita semua tetap Bersatu, kokoh dan utuh. “Dimanapun tempat perjumpaannya tidak masalah. Kebetulan hari ini di aula Gereja Santo Petrus Paulus Babadan. Esok hari di tempat yang berbeda lagi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Veda Ega Pratama finis ke-12 pada Practice Moto3 Mandalika 2026 setelah sempat turun ke posisi ke-18. Ia mengamankan tiket langsung ke Q2.
Selain padel, ada sembilan olahraga yang identik dengan kalangan berada karena biaya, fasilitas, dan sejarahnya. Apa saja?
KA Bandara YIA mencatat 1,9 juta pergerakan penumpang hingga 16 September 2026. Kini dikelola KAI Commuter, tarif dan jadwal tetap.
Marvel memaparkan enam proyek dan pembaruan serial di NYCC 2026, termasuk Zodiac, Marvel Zombies, X-Men '97, dan Spider-Man.
Layar HP lipat rentan rusak akibat debu, benda asing, dan tekanan berlebih. Simak cara merawat layar serta memahami ketahanan perangkat.