Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Pengunjung beraktivitas di kawasan Nol KM yang tak lagi berpagar pembatas, Kamis (28/10/2021)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melakukan uji coba pembukaan pada pagar pembatas di kawasan Nol KM. Pagar pembatas yang dipasang untuk mencegah kerumunan itu sebelumnya berada di sisi timur dan barat atau depan SO 1 Maret serta depan Gedung Agung.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan pelonggaran itu dilakukan karena DIY telah masuk dalam kategori PPKM level 2. Uji coba dilakukan guna melihat adaptasi masyarakat setempat di masa PPKM level 2 ini.
BACA JUGA: Hotel Bintang Lima Segera Dibangun di Gunungkidul
"Sekarang kami akan pantau area yang kerap dipakai orang berkumpul untuk mengetahui apakah masyarakat sudah mau beradaptasi di masa PPKM level 2 ini," kata Heroe, Kamis (28/10/2021).
Dia menyebut pembukaan pagar pembatas sebelumnya diusulan warga masyarakat yang menghendaki agar wilayah itu kembali dibuka seiring dengan turunnya level PPKM di DIY. Namun, Pemkot Jogja memastikan penjagaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan tetap akan dilakukan.
"Sifatnya dinamis, ada tim yang tetap memantau," kata dia.
Heroe meminta agar masyarakat tetap patuh dan taat terhadap penegakan protokol kesehatan terutama potensi kerumunan di tempat publik.
"Kita memang perlahan dulu, jangan sampai kalau tidak ada pengawasan seolah-olah pandemi tidak ada lagi. Prosesnya sama dengan yang kami lakukan di Malioboro mulai dari wajib vaksin, durasi parkir dan penjagaan, kemudian penataan zona," katanya.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Sat Pol PP Kota Jogja, Yudho Pamungkas, mengatakan petugas tetap berjaga di kawasan Nol KM guna mengantisipasi kerumunan dan lonjakan wisatawan yang berkumpul di area itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.