PDAM Sleman Petakan Wilayah Rawan Air Hadapi Kemarau Panjang
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
Petugas BPBD Sleman memindahkan pohon melinjo yang tumbang menimpa rumah bagian garasi milik warga Nepen RT 04 RW 16 Candibinangun Pakem, Sleman, Selasa (2/11/2021)./Istimewa-Dok. BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Sleman menumbangkan pepohonan di Kapanewon Pakem dan Ngemplak, Selasa (2/11/2021).
Berdasarkan laporan BPBD Sleman, angin kencang yang melanda Kapanewon Pakem menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Data sementara menyebutkan sebuah pohon tumbag di Paraksari Pakembinangun. Pohon tersebut tumbang dan menimpa jaringan listrik. "Saat ini proses evakuasi sudah selesai," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan, Selasa (2/11/2021).
BACA JUGA: Cuaca Ekstrem, Ini Peringatan untuk Pelaku Wisata di Sleman
Selain di Pakembinangun, sebuah pohon melinjo tumbang menimpa rumah bagian garasi milik warga Nepen RT 04 RW 16 Candibinangun Pakem. Selain di Pakem, angin juga merobohkan pohon Melinjo di Sapen RT 01 RW 20 Umbulmartani, Ngemplak. "Pohon itu roboh menimpa rumah bagian kamar dan ruang tamu. Tidak ada korban jiwa," katanya.
Makwan kembali mengingatkan agar masyarakat kembali meningkatkan kewaspadaan selama memasuki musim hujan tahun ini. Potensi angin kencang harus diantisipasi dengan memangkas pepohonan yang berpotensi tumbang.
Baliho juga perlu dicek kondisinya. BPBD Sleman selain menyiagakan peralatan juga menyiapkan personel hingga sukarelawan kebencanaan. "Personel yang stand by 38 orang tapi relawannya banyak. Seluruhnya siap bergerak 24 jam," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.