KONI DIY Bangun Simpalawa, Data Atlet Kini Serba Digital
KONI DIY mengembangkan aplikasi Simpalawa untuk pengelolaan data atlet, pelatih, dan wasit berbasis digital di DIY.
Suasana deklarasi kampung panca tertib di kampung Suronatan, belum lama ini. /Dok Humas Pemkot Jogja.
Harianjogja.com, NGAMPILAN - Kampung Suronatan, Kelurahan Notoprajan, Kemantren Ngampilan dideklarasikan sebagai kampung panca tertib. Sejumlah program kerja akan diupayakan dalam mewujudkan lingkungan kampung yang asri, aman dan nyaman salah satunya berupa pengaktifan kegiatan jam belajar masyarakat.
Koordinator Forum Kampung Panca Tertib Suronatan, M Fauzi Noor mengatakan, deklarasi kampung panca tertib di kawasan itu hendaknya menjadi momentum dalam memprioritaskan pembangunan kampung berbasis masyarakat. Aspek pembangunan nantinya diarahkan untuk memperlancar jalan, peningkatan kualitas UMKM, perwujudan kampung sehat bersih dan penerapan jam belajar masyarakat.
"Termasuk upaya penertiban lingkungan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Kami harap warga bisa menjadi pelopor dalam menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19," kata Fauzi dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Selasa (2/11/2021).
Fauzi menyebut, kesadaran masyarakat sekitar terhadap upaya mewujudkan kampung tertib menjadi penting. Sebab, masyarakat sendiri adalah pelaku dan bagian dari program ini. Sehingga, upaya bersama akan memudahkan program-program menuju kampung panca tertib yang kian optimal terlaksana.
Kepala Sat Pol PP Kota Jogja, Agus Winarto menyampaikan, pihaknya mengapresiasi upaya kampung Suronatan yang telah mendeklarasikan diri sebagai wilayah kampung panca tertib. Agus mengatakan, kampung panca tertib hendaknya bisa menjadi budaya dan mengakar dalam aktivitas keseharian warga sekitar.
"Satpol PP merupakan bagian dari masyarakat dalam membangun budaya tertib, sehingga kita perlu bahu-membahu dan bersama-sama mewujudkan perilaku masyarakat yang baik," katanya.
Agus menambahkan, kampung panca tertib yang tersebar di wilayah Kota Jogja juga merupakan upaya pemerintah dalam membangun ruang gerakan masyarakat yang terpadu. Sehingga perilaku tertib menjadi satu dengan keadaan kampung yang asri, aman dan nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KONI DIY mengembangkan aplikasi Simpalawa untuk pengelolaan data atlet, pelatih, dan wasit berbasis digital di DIY.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.