Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Musrenbang Kelurahan Gunungketur yang digelar belum lama ini. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Beragam potensi yang ada di Kelurahan Gunungketur, Kemantren Pakualaman, Kota Jogja terus disokong pemerintah kelurahan setempat agar dapat meningkatkan kesejahteraan warganya.
Di wilayah Gunungketur yang melingkupi tiga kampung yakni Kampung Gunungketur dengan brandingnya sebagai "Kampung Jemparingan", Kampung Margoyasan dengan brandingnya "Kampung BATIK" dan Kampung Kauman yang dikenal "Kampung Wisata Religi" memilki berbagai potensi UMKM, mulai dari bidang kuliner, batik dan kerajinan.
Selain itu terdapat sekolahan dan kantor pemerintahan, dan komunitas-komunitas di bidang edukasi kemasyarakatan dan seni budaya. Contoh komunitas yang sudah mencakup implementasi program Gandeng-Gendong dengan melibatkan Omah Kreatif. Omah kreatif memiliki kegiatan Warsimah Pasaran yaitu kegiatan pasar rakyat.
Guna mendorong potensi tersebut, pemerintah kelurahan berkoordinasi dengan kampung untuk bisa memaksimalkan branding kampung dan potensi-potensi yang ada di kampung sehingga bisa menarik pihak luar untuk berpartisipasi di kampung bahkan bisa membelanjakan uangnya sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.
Di samping itu mengarahkan pembelian konsumsi di setiap kegiatan rapat yang didanai oleh pemerintah kota Yogyakarta melalui kelurahan untuk wajib hanya menggunakan jasa penyedia makan minum yang terdaftar sebagai gandeng-gendong di wilayah kelurahan gunungketur.
"Kami juga membuat program kegiatan dan pelatihan-pelatihan yang utamanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dari potensi-potensi yang ada sehingga bisa menarik minat masyarakat luas dan wisatawan," kata Lurah Gunungketur, Leonard Hutapea kepada Harian Jogja, Senin (15/3/2021).
Sejauh ini program pengembangan potensi itu terbilang cukup sukses. Utamanya yang terkait dengan UMKM kuliner. Penyerapan anggaran makan minum di setiap kegiatan yang didanai oleh pemerintah kota Yogyakarta sudah sangat maksimal dalam memberdayakan gandeng-gendong yang ada.
"Pemerintah kelurahan juga telah melaksanakan Musrenbang pada januari 2021. Dalam setiap musrenbang kelurahan, selalu kami ingatkan terutama untuk mengusulkan kegiatan yang dapat mengembangkan potensi di wilayahnya sesuai branding. Dan beberapa usulan di antara usulan tersebut dapat dikategorikan untuk mendorong potensi wilayah," beber Hutapea.
Berbagai upaya yang ditempuh ini diharapkan bisa mengangkat potensi di Gunungketur. Dengan begitu bisa mengembangkan kelompok usaha di wilayah ini sehingga tingkat kesejahteraan warga semakin meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.
Tabrakan kereta barang dan bus di Bangkok, Thailand, menewaskan delapan orang dan melukai 32 korban di dekat Stasiun Makkasan.