Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Petugas Lapas Wirogunan saat mempraktikkan evakuasi korban bencana dalam pelatihan manajemen kebencanaan di Lapas setempat, Sabtu (14/11). Dok. Lapas Wirogunan Jogja.
Harianjogja.com, MERGANGSAN--Lapas Kelas IIA Wirogunan Jogja menggandeng BPBD Kota Jogja melakukan pelatihan penanggulangan dan mitigasi bencana bagi petugas Lapas setempat. Pelatihan dilakukan selama dua hari bertempat di Lapas Wirogunan yang melibatkan petugas dari BPBD Kota Jogja.
Kepala Lapas Wirogunan Jogja, Arimin menerangkan, pelatihan digelar pada Jumat dan Sabtu (12-13/11) yang bertema "Penguatan Kapasitas Relawan Tanggap Bencana." Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka optimalisasi Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pemasyarakatan.
BACA JUGA : Investigasi Kasus Dugaan Penyiksaan di Lapas Pakem Berlanjut
"Pelatihan ini dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan di Lapas Kelas II A Jogja, dengan meminimalkan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas," kata Arimin, Minggu (14/11/2021).
Dia menyebut, pelatihan akan memberikan pemahaman kepada petugas Lapas berkaitan dengan risiko dan peta kebencanaan di lingkungan Lapas. Mereka diajarkan mengenai teori dasar kebencanaan dan cara mengatasinya.
"Kepada para petugas Lapas yang memperoleh pelatihan, patut bersyukur karena tidak semua mendapat kesempatan ini. Dan nanti seandainya terjadi bencana, semoga saja tidak ya, dengan pelatihan ini harapannya dapat mengurangi risiko dan sudah bisa mengambil langkah yang terbaik," ucap Arimin.
BACA JUGA : Pemerintah Janji Bersihkan Lapas Narkotika di Sleman
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Jogja, Bayu Wijayanto menyampaikan, dalam pelatihan itu pihaknya membekali petugas Lapas dengan pemahaman soal simulasi dan pemetaan peta jalur evakuasi serta titik kumpul saat terjadinya bencana.
Kegiatan pelatihan juga menyimulasikan evakuasi korban bencana ketika terjadi gempa bumi. Sebanyak 30 orang petugas mempraktikkan materi yang didapat pada hari itu. Adapun yang dipraktikkan pada pelatihan itu yakni manajemen komunikasi, SOP komunikasi, pembagian tim, teknik pengangkutan korban dengan tandu atau penanganan korban, penentuan titik kumpul, dan pemetaan jalur evakuasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.