SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Petugas Lapas Wirogunan saat mempraktikkan evakuasi korban bencana dalam pelatihan manajemen kebencanaan di Lapas setempat, Sabtu (14/11). Dok. Lapas Wirogunan Jogja.
Harianjogja.com, MERGANGSAN--Lapas Kelas IIA Wirogunan Jogja menggandeng BPBD Kota Jogja melakukan pelatihan penanggulangan dan mitigasi bencana bagi petugas Lapas setempat. Pelatihan dilakukan selama dua hari bertempat di Lapas Wirogunan yang melibatkan petugas dari BPBD Kota Jogja.
Kepala Lapas Wirogunan Jogja, Arimin menerangkan, pelatihan digelar pada Jumat dan Sabtu (12-13/11) yang bertema "Penguatan Kapasitas Relawan Tanggap Bencana." Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka optimalisasi Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pemasyarakatan.
BACA JUGA : Investigasi Kasus Dugaan Penyiksaan di Lapas Pakem Berlanjut
"Pelatihan ini dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan di Lapas Kelas II A Jogja, dengan meminimalkan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas," kata Arimin, Minggu (14/11/2021).
Dia menyebut, pelatihan akan memberikan pemahaman kepada petugas Lapas berkaitan dengan risiko dan peta kebencanaan di lingkungan Lapas. Mereka diajarkan mengenai teori dasar kebencanaan dan cara mengatasinya.
"Kepada para petugas Lapas yang memperoleh pelatihan, patut bersyukur karena tidak semua mendapat kesempatan ini. Dan nanti seandainya terjadi bencana, semoga saja tidak ya, dengan pelatihan ini harapannya dapat mengurangi risiko dan sudah bisa mengambil langkah yang terbaik," ucap Arimin.
BACA JUGA : Pemerintah Janji Bersihkan Lapas Narkotika di Sleman
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Jogja, Bayu Wijayanto menyampaikan, dalam pelatihan itu pihaknya membekali petugas Lapas dengan pemahaman soal simulasi dan pemetaan peta jalur evakuasi serta titik kumpul saat terjadinya bencana.
Kegiatan pelatihan juga menyimulasikan evakuasi korban bencana ketika terjadi gempa bumi. Sebanyak 30 orang petugas mempraktikkan materi yang didapat pada hari itu. Adapun yang dipraktikkan pada pelatihan itu yakni manajemen komunikasi, SOP komunikasi, pembagian tim, teknik pengangkutan korban dengan tandu atau penanganan korban, penentuan titik kumpul, dan pemetaan jalur evakuasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.