Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, SLEMAN- Setelah SMP dan SD, Dinas Pendidikan (Disdik) memberikan izin pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi sebanyak 52 TK di Sleman. Sama halnya dengan SMP dan SD, rekemendasi PTM untuk TK juga dilakukan secara bertahap.
Kepala Disdik Sleman, Ery Widaryana mengatakan perbedaan PTM di TK hanya pada durasi pembelajaran yang maksimal digelar selama satu jam. Kondisi ini berbeda dengan kegiatan PTM untuk jenjang SD dan SMP yang mana maksimal digelar dua jam.
"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di sekolah TK, jangan sampai terjadi," katanya, Minggu (14/11/2021).
BACA JUGA : Sleman Buka Serentak PTM SMP Negeri & Swasta, SD Kapan?
Sebelum memberikan rekomendasi bagi 52 TK untuk melaksanakan PTM secara terbatas, lanjut Ery, pengawas sudah lebih dulu melakukan verifikasi kesiapan sekolah. Baik dari aspek kelengkapan protokol kesehatan maupun kesiapan sekolah melaksanakan PTM secara terbatas.
"PTM Terbatas untuk TK dimulai pada pekan ini. Pengawas sudah melakukan verifikasi di lapangan terkait rencana pelaksanaannya di masing-masing TK," kata Ery.
Disdik, lanjut Ery, juga akan terus melakukan evaluasi kegiatan PTM. Tidak hanya di jenjang SMP dan SD, evaluasi pelaksanaan PTM juga dilakukan untuk jenjang TK. "Jika hasil evaluasi baik maka jumlahnya akan terus kami tambah. Bagaimanapun, anak-anak ini perlu bertemu gurunya," ujarnya.
Disinggung soal PTM untuk jenjang SD, Ery mengakatan pelaksanaan PTM untuk SD sudah digelar di hampir semua sekolah. Dari 551 SD, katanya, sebanyak 472 sekolah atau 90% sudah melaksanakan PTM. Adapub untuk SMP dari 119 sekolah seluruhnya sudah menggelar PTM terbatas atau 100%. "SD yang belum menggelar PTM akan dibuka pekan ini juga," kata Ery.
BACA JUGA : PTM Diklaim Lancar, Disdikpora Terus Tambah Pembukaan
Untuk mencegah penularan Covid-19, kata Ery, Disdik sudah mengagendakan kegiatan tes swab acak di sekolah-sekolah. Pelaksanaannya akan digelar setiap Kamis dengan sasaran sekolah yang berbeda-beda. "Dari 17 kapanewon sudah kami gelar tes swab secara acak ini. Nanti tetap dilanjutkan ke sekolah lain secara bergilir," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama mengatakan swab acak dilakukan bagi guru dan siswa dilakukan secara rundom. "Idealnya yang diuji swab minimal 5% dari jumlah siswa yang mengikuti kegiatan PTM," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.