PSS Sleman Siap Hadapi Dewa United, Usung Misi Bangkit Usai 2 Kekalahan
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Ilustrasi Buku/Reuters
Harianjogja.com, BANTUL--Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bersama dengan Perpustakaan Kabupaten Bantul menggelar kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM) bertajuk Penguatan Peran Sisi Hulu Guna Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat. Dalam acara tersebut, pemahaman literasi di lingkungan masyarakat dan ketersediaan buku perlu terus ditingkatkan.
Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando yang hadir langung pada acara tersebut menerangkan bila persoalan literasi di Indonesia bukan terletak pada budaya membaca. Akan tetapi persoalan tersebut ada pada rasio antara jumlah penduduk dengan ketersediaan buku yang ada. "Hasil sensus yang kami lakukan dua tahun terakhir, rata-rata satu buku ditunggu 90 orang," tuturnya pada Senin (15/11) di Sasana Widya Parwa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul.
BACA JUGA : New Branding Literasi, ALUS Gelar Jogja Membaca Jilid 10
Padahal menurut Syarif literasi punya kontribusi positif dalam membangun kreativitas dan inovasi masyarakat. Bahkan dia menegaskan bila literasi bukan hanya sekedar perihal kemampuan baca, tulis, hitung melainkan juga kemampuan pemahaman konteks.
"Upaya kita untuk memahami literasi ini perlu betul-betul diperjelas bagi seluruh kalangan masyarakat. Sebab masih banyak sekali masyarakat yang memahami literasi sebatas mengenal huruf, mengenal kata, mengenal kalimat, mengenal sebab-akibat dan kemampuan menyatakan pendapat," ujarnya.
Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih menambahkan bila literasi bukan persoalan yang sepele. "Literasi ini bukan masalah yang sepele, mengapa, karena gara-gara rendahnya indeks literasi kita, kita itu menjadi bangsa yang mudah tersulut oleh hoaks. Mudah salah paham atau mengikuti paham yang salah," ungkapnya.
BACA JUGA : Literasi Keuangan Masyarakat Rendah, Ini Solusi dari OCBC
"Mengingat demikian dahsyatnya dampak rendahnya literasi terhadap kehidupan kita, maka mau tidak mau literasi ini harus menjadi gerakan nasional, gerakan kita bersama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.