RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi rekam KTP-El/Harian Jogja-Beny Prasetya
Harianjogja.com, BANTUL-Pemkab Bantul melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) membuka layanan perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronok (KTP-El) dan Kartu Identitas Anak (KIA) serta akta kelahiran melalui program jemput bola ke sekolah-sekolah.
Layanan peremakan dan pencetakan KTP-El, KIA, dan akta tersebut diawali dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Disdukcapil, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Disdikpora DIY, serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul dan DIY, Selasa (16/11/2021).
“Kegiatan ini sebagai tindaklanjut program nasional Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan [Adminduk], Disdukcapil Bantul membuat program go to school bergerak ke sekolah-sekolah untuk memberikan layanan adminduk khususnya pemanfaatan NIK, perekaman KTP El, penerbitan KIA dan akte lahir di semua sekolah di Bantul,” kata Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi Nugroho.
Bambang mengatakan gerakan tersebut untuk mempercepat capaian perekaman dan pencetakan KTP El, KIA, dan akta kelahiran. Sampai saat ini capaian perekaman KTP El di Bantul sudah 99,6% dari total warga Bantul wajib KTP sebanyak 727.022 orang, capaian pencetak KIA 88,74% dari total warga Bantul wajib KIA sebanyak 200.775 orang, dan capain pencetakan akta kelahiran sebesar 98,93% dari total warga Bantul wajib KIA usia 0-18 tahun sebanyak 236.594 orang.
BACA JUGA: Jokowi Kenakan Outfit Rp3,7 Juta Karya Anak Bangsa di Sirkuit Mandalika, Ini Rinciannya
Menurut dia, capaian itu sudah tinggi, namun pihaknya ingin capaian pencetakan KTP El, KIA, dan akta kelahiran sampai 100%, termasuk warga yang berusia 17 tahun per bulan ini,“Yang belum rekam KTP El, belum punya KIA dan Akta bisa jadi karena yang bersangkutan ada di luar Bantul, atau karena baru kondisi pandemi Covid-19,” ujar Bambang.
Selain mempercepat rekam cetak KTP El, KIA, dan akta program Disdukcail Go To School juga untuk mengedukasi para pelajar khususnya agar sadar adminduk sehingga memudahkan warga dalam mengakses semua layanan publik.
Program go to school tidak hanya menyasar sekolah Taman Kanak-kanan (TK), SD, MI, MTs, dan SMP yang menjadi kewenangan Pemkab Bantul dan Kemenag Bantul, namun juga SMK, SMK, MA dan sederajat yang menjadi kewenangan Pemda DIY. Selain layanan jemput bola ke sekolah-sekolah, layanan adminduk reguler di kantor Disdukcapil maupun di kapanewon juga tetap berjalan seperti biasa.
Tidak hanya itu layanan pencetakan KTP El, KIA, KK, dan akta juga bisa dilakukan melalui anjungan mandiri. Dengan berbagai layanan yang diberikan Disdukcapil, Bambang berharap warga Bantul semakin sadar adminduk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.