Kekeringan Landa 17 Kapanewon di Gunungkidul, 14 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Gunungkidul berharap ada kenaikan nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022. Adapun besarannya antara 3-4% dari upah yang berlaku saat ini. Meski demikian, kepastian besaran upah masih harus menunggu pengumuman dari Pemerintah DIY hari ini.
Ketua KSPSI Gunungidul, Budiyono mengatakan, sudah ada pertemuan tripartite antara serikat pekerja, asosiasi pengusaha dan pemkab. Didalam pertemuan ini, ia mengaku mengusulkan kenaikan UMK sebesar 5-7%.
Adapun dasar usulan mengacu pulihnya ekonomi yang sempat terdampak pandemi corona. Meski demikian, ia mengakui usulan tersebut bukan harga mati karena ada batas toleransi kenaikan.
BACA JUGA : Upah Minimum Cuma Naik 1,09 Persen, Menaker Klaim Upah di RI Tertinggi
Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Asih Wulandari mengatakan, sudah mengantongi nominal besaran UMK 2022. Meski demikian, ia belum mau membeberkan besaran gaji yang akan diterima para pekerja di tahun depan dengan alasan menunggu pengumuman dari Pemerintah DIY.
“Nominalnya kalau sudah diumumkan oleh Gubernur DIY,” kata Asih.
Menurut dia, sebelum usulan UMK ditetapkan sudah ada pertemuan tripartit yang melibatkan serikat pekerja, asosiasi pengusaha dan pemerintah. Adapun penentuan upah disesuaikan dengan aturan pada Peraturan Pemerintah No.36/2021 tentang Pengupahan.
“PP ini yang jadi acuan dalam merumuskan upah di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.