Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Aktivitas warga di jalan menuju Candi Risan di Kalurahan Candirejo, Semin, Gunungkidul, Rabu (22/12/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SEMIN–Candi Risan di Kalurahan Candirejo, Semin menjadi salah satu situs purbakala termegah di Gunungkidul. Sultan HB X menyebut candi ini dikaji dan diteliti secara mendalam untuk memastikan usianya.
Secara fisik, bentuk bangunan Candi Risan masih bisa dilihat. Di Gunungkidul terdapat beberapa situs candi seperti di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu; Kalurahan Plembutan, Kapanewon Wonosari. Meski demikian, peninggalan Candi Risan lebih lengkap ketimbang dua situs lainnya.
Pada saat peresmian Taman Budaya Gunungkidul, Gubernur DIY Sri Sultan HB X sempat menyingung keberadaan Candi Risan.
Menurut dia, situs purbakala megah ini membuktikan di Gunungkidul memiliki jejak peradaban dan budaya yang bernilai tinggi. Meski demikian, guna memastikan jejak purbakala ini harus dikaji dan diteliti lebih mendalam.
Sultan mengungkapkan, ada beberapa versi berkaitan dengan penemuan candi Buddha ini. Salah satunya, Candi Risan diyakini dibangun pada masa Mataram Kuno dan usianya lebih tua daripada Candi Prambanan. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya Arca Avalokitesvara.
Selain itu, ada juga versi cerita yang mengaitkan keberadaan candi dengan pelarian prajurit Majapahit. Meski demikian, Sultan menilai hal ini kurang relevan karena Kerajaan Majapahit memiliki masa yang berbeda.
“Saya menduga keberadaan Candi Risan memiliki hubungan dengan peradaban di Kali Oya yang secara geografis jaraknya tidak jauh dari Candi,” katanya, Senin (20/12/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.