MI YAPPI Natah Gunungkidul Dibakar, Polisi Temukan Botol Berisi Solar
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
Bus Jurusan Jogja-Wonosari ringsek, Jumat (12/10/2018)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Jajaran Polres Gunungkidul mencatat korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas meningkat. Sosialisasi ketertiban berlalulintas akan terus digalakkan untuk meningkatkan keselamatan saat berkendara di jalanan.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan, kecelakaan lalu lintas di jalan raya masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan. Pasalnya, jumlah kasus meninggal dunia terjadi peningkatan.
Dia tidak menampik dari sisi jumlah, laka lantas di Gunungkidul menurun. Sebagai gambaran di 2020 lalu, tercatat ada 613 kasus, dengan korban meninggal dunia 58 orang dan 706 luka ringan. Sedangkan di 2021, total selama setahun ada 612 kasus dengan 71 korban meninggal dunia dan 781 orang mengalami luka ringan.
“Korban meninggal dunia ada kenaikan sekitar 18 persen, meski dari sisi kasus kecelakaan menurun,” kata Aditya kepada wartawan, Jumat (7/1/2021).
Dia menambahkan, kecelakaan lalu lintas tidak hanya mengakibatkan korban jiwa. Pasalnya, dari peristiwa tersebut juga terjadi kerugian material. “Di 2020 kerugiannya mencapai Rp311 juta, sedangkan di 2021 naik menjadi Rp387 juta,” katanya.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griyavinto Sakti mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan angka fatalitas akibat dari kecelakaan meningkat. Salah satunya disebabkan kondisi geografis yang didominasi wilayah perbukitan.
“Kondisi, kontur jalan hingga upaya penerangan jalan memberikan andil yang besar. Apalagi jalanan di Gunungkidul juga masih relatif sepi,” katanya.
Menurut dia, berbagai upaya akan terus dilakukan agar laka lantas dapat ditekan. Pencegahan diaksanakan dengan menggalakkan sosialisasi keselamatan berlalulintas. Langkah ini dengan jalan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
Selain itu, juga ada pemasangan spanduk tentang keselamatan di jalan raya, seperti memakai helm bagi pengguna motor, sabuk pengaman untuk pengguna mobil. Martinus berharap pengendara bisa mematuhi rambu-rambu lalu lintas pada saat di jalanan.
“Harus hati-hati dan mematuhi segala peraturan. Selain itu, kondisi kendaraan juga rutin dicek agar tidak ada masalah pada saat digunakan. Ingat, kecelakaan tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (23/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sri Widiastuti, nasabah BPR Syariah Dharma Kuwera, memenangkan Mitsubishi Xpander setelah konsisten menabung sejak 2022.
Prabowo Subianto dijadwalkan menjadi saksi akad nikah Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi di JCC, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Sleman lolos seleksi nasional tahap II UCCN 2027 bidang Film dan memperkuat ekosistem perfilman untuk mendorong ekonomi kreatif daerah.