Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Jadah Tempe Mbah Carik/Facebook @Jadah Tempe Mbah Carik
Harianjogja.com, SLEMAN-Jadah tempe menjadi salah satu kuliner khas Jogja. Sebuah merek yaitu Jadah Tempe Mbah Carik, sukses menyita perhatian wisatawan, utamanya yang pelesiran ke area Kaliurang, Sleman, untuk membeli makanan itu sebagai buah tangan.
Mbah Sudimah Wiro Sartono atau Mbah Sudimah, adalah pewaris merek tersebut. Dunia perkulineran sungguh berduka karena pada Selasa (11/1/2022) petang kemarin, Mbah Sudimah yang juga bergelar Mbah Carik, menghembuskan nafas terakhirnya di usia 92 tahun.
Banyak kisah perjalanan yang sudah dialami bisnis kuliner keluarga ini. Berikut ini sederet fakta yang berhasil dirangkum Harianjogja.com dari berbagai sumber seputar bisnis Jadah Tempe Mbah Carik:
Jadah Tempe Mbah Carik merupakan kuliner keluarga yang berdiri sejak 1950an. Pendirinya adalah Sastro Dinomo, salah seorang carik di Kaliurang. Sepeninggal Sastro Dinomo, usaha ini diteruskan oleh mbah Sudimah Wiro Sartono yang juga bergelar Mbah Carik. Usaha ini terus berkembang hingga saat ini.
Konon, gelar Mbah Carik yang disematkan kepada Sastro Dinomo, diberikan oleh Sultan Hamengku Buwono IX, Raja Jogja kala itu.
Jadah tempe awalnya adalah makanan orang desa. Namun makanan dari ketan dan tempe ini menjadi terkenal setelah Sri Sultan HB IX mencicipinya.
Baca juga: Sejarah Jadah Tempe Mbah Carik, Legenda Kuliner Jogja Kegemaran Sultan
Dilansir dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Sleman, Sri Sultan HB IX sangat menyukainya. Sultan sering mengutus pengawalnya untuk membeli jadah tempe ke Kaliurang.
Kuliner melegenda Jadah Tempe Mbah Carik masih menjadi favorit masyarakat hingga kini. Meski termasuk kuliner tradisional, cucu Mbah Carik yang termasuk golongan milenial, tertarik untuk mengembangkan usaha neneknya itu.
Angga Kusuma Arybowo merupakan generasi keempat yang menjalankan bisnis kuliner keluarga ini. Ia lebih menyasar kalangan milenial untuk memasyarakatkan panganan legendaris itu.
Pandemi Covid-19 turut membanting usaha Jadah Tempe Mbah Carik. Sejak dulu, panganan gurih manis ini biasa dihidangkan di tempat sehingga Mbah Carik hanya mengandalkan penjualan secara offline yakni konsumen datang ke warung.
Namun ketika ada pandemi Covid-19 dan pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat, pengunjung sepi. Omzet penjualan anjlok. Sejumlah karyawan dirumahkan karena tidak ada lagi pemasukan.
Angga, cucu Mbah Carik mulai putar otak agar dagangannya kembali laku. Ia kemudian menjalin jejaring dengan creative agency di Jogja. Angga mendaftarkan produk Jadah Tempe Mbah Carik sebagai mitra TUKONI, wadah bagi UMKM yang sedang berjuang menyelamatkan usaha dari pandemi. Misinya hanya ingin menyelamatkan karyawan dan tetap melestarikan panganan tradisional ini.
Dari TUKONI, jadah tempe bisa dijual kembali dengan cara lain, yakni online. Cara ini juga untuk mengobati rasa kangen pelanggan yang tidak bisa ke Jogja karena pandemi. Selain pemasukan menjadi bertambah, jualan melalui online juga menambah pelanggan Jadah Tempe Mbah Carik. Karyawan yang sempat dirumahkan akhirnya dipekerjakan kembali, bahkan merekrut tambahan karyawan lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.
Chelsea dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan kontrak empat tahun usai tercapai kesepakatan prinsip.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.