Bupati Sleman Berduka atas Kecelakaan Suporter PSS di Tol Madiun, Ini Pesannya
Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan di Tol Madiun. Bupati Sleman menyampaikan belasungkawa dan mengimbau suporter away menggunakan bus.
Jadah Tempe Mbah Carik/Facebook @Jadah Tempe Mbah Carik
Harianjogja.com, SLEMAN—Jadah Tempe Mbah Carik sudah menjadi legenda kuliner Jogja dengan sejarah yang panjang. Sudimah Wiro Sartono atau Mbah Sudimah, pewaris merek tersebut, meninggal dunia pada usia 92 tahun, Selasa (11/1) pukul 18.00 WIB.
Kabar tersebut disampaikan salah seorang cucu almarhum, Angga Kusuma Arybowo kepada Harian Jogja. Menurut Angga, almarhumah meninggal dunia di kediamannya di wilayah Kaliurang Selatan RT 04 RW 13 Hargobinangun, Pakem. "Innalilllahi wainna ilaihi rooji\'un, telah meninggal dunia dengan tenang sang legenda Jadah Tempe Mbah Carik, mbah Sudimah Wiro Sartono," katanya.
BACA JUGA: Innalillahi, Legenda Jadah Tempe Mbah Carik Meninggal Dunia
Menurut Angga, jenazah almarhumah akan dimakamkan pada Rabu (12/1) pukul 11.00 WIB di TPU Mayang Sekar Kaliurang Timur. "Semoga amal ibadah diterima Allah SWT keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan.. Aamiin," ujar Angga.
Kuliner Jogja Jadah Tempe Mbah Carik sudah melegenda. Panganan khas tradisional ini merupakan usaha keluarga yang berdiri sejak 1950an. Pendirinya adalah Sastro Dinomo, salah seorang carik di Kaliurang. Konon, gelar Mbah Carik diberikan oleh Sultan Hamengku Buwono IX.
Usaha Jadah Tempe Mbah Carik ini terus berkembang hingga diteruskan oleh mbah Sudimah Wiro Sartono yang juga bergelar Mbah Carik. Angga sendiri merupakan generasi keempat dari keluarga Mbah Carik yang melestarikan usaha Jadah Tempe Mbah Carik di Jalan Palagan.
"Kuliner Jogja [jadah tempe] ini harus terus dilestarikan [meski masa pandemi]. Itu misi saya, saya menyasar kalangan milenial yang melek teknologi. Tapi, kalau mau yang heritage (pelanggan) bisa ke outlet kami yang di Kaliurang," kata Angga kepada Harian Jogja, beberapa waktu lalu.
Jadah tempe adalah salah satu makanan tradisional khas Kaliurang, Sleman. Jadah tempe adalah gabungan dari dua jenis makanan yaitu jadah, olahan dari ketan, dan tempe ataupun tahu.
BACA JUGA: Ingin Minum Teh Enak Sambil Bersantai di Jogja? Ini Tempat yang Cocok
Makanan olahan ketan ini dicampur dengan kelapa sehingga rasanya gurih. Pasangannya adalah tempe atau tahu yang diolah dengan cara dibacem dengan rasa manis. Jadah tempe disajikan dengan bungkus daun pisang dan dimakan dengan cabe rawit.
Jadah tempe yang terkenal adalah Jadah Tempe Mbah Carik di area wisata Kaliurang ini mempunyai sejarah yang sangat panjang. Jadah tempe ini awalnya adalah makanan biasa bagi orang desa. Pada tahun 1950-an, jadah tempe ini diperkenalkan pertama kali oleh Sastro Dinomo atau yang sering disapa Mbah Carik sekitar di Desa Kaliurang. Makanan tersebut menjadi terkenal ketika Sri Sultan HB IX mencoba mencicipinya. Sebagaimana dilansir situs resmi Pemerintah Kabupaten Sleman, HB IX sangat menyukainya. Sultan sering mengutus pengawalnya untuk membeli jadah tempe ke Kaliurang. Sejak saat itulah jadah tempe menjadi terkenal dan menjadi kuloner khas Jogja, khususnya di Kaliurang hingga saat ini.
Harga jadah tempe berkisar Rp10.000–Rp20.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan di Tol Madiun. Bupati Sleman menyampaikan belasungkawa dan mengimbau suporter away menggunakan bus.
Hilary Duff mengenang aksi usil bersama teman-temannya saat remaja. Mereka pernah mengerjai rumah seorang pria yang memperlakukan sahabatnya dengan buruk.
Pengguna aktif AI generatif di dunia mencapai 3,24 miliar orang pada Oktober 2026. ChatGPT masih menjadi platform paling banyak digunakan.
Sebanyak 11 wakil Indonesia bertanding pada babak 32 besar Korea Open 2026, Rabu (4/11). Alwi Farhan dan Anthony Ginting siap beraksi.
PSG memimpin klasemen Liga Champions dengan 12 poin setelah menang 6-0 atas Villarreal. Barcelona di posisi kedua, sedangkan Bayern naik ke urutan kedelapan.
Kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo yang menyeret Listyo Sigit menjadi sorotan media Singapura dan Malaysia.