Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Ilustrasi jalan tol./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tol Jogja Bawen Seksi I akan mulai dibangun bulan depan dengan konstruksi sebagian besar melayang di atas Selokan Mataram.
PPK Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja Bawen Wijayanto mengatakan pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 terdiri dari dua bentuk, yaitu elevated (melayang) dan at grade (di atas tanah).
BACA JUGA: Tak Ingin Penerima Ganti Rugi Tol Jogja Solo & Jogja Bawen Bangkrut, Ini Pesan Sultan
Peta Tol Jogja Bawen Seksi I dimulai dari Tirtoadi di Kecamatan Mlati, Sleman, hingga Banyurejo di Kecamatan Tempel. Jalan ini akan dilengkapi dengan simpan susun Banyurejo. Ada beberapa titik yang dibangun secara at grade maupun elevated.
Konstruksi at grade dimulai dari Banyurejo dan begitu menuju timur masuk ke Selokan Mataram, tol dibangun elevated hingga Margokaton dan Margodadi, Seyegan. Di Margomulyo, sebagian konstruksi dibuat at grade menuju Simpang Susun Tirtoadi, Mlati.
“Yang jelas yang di atas Selokan Mataram elevated dan lainnya at grade,” kata dia di Balai Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sabtu (29/1/2022).
Tol Jogja Bawen akan mulai dibangun bulan depan, ditandai dengan peletakan batu pertama di Tirtoadi.
BACA JUGA: Warga Sekitar Tol Jogja Bawen di Tempel Sulit Cari Tanah Pengganti, Ini Saran Pemerintah
Rencana ground breaking atau peletakan batu pertama Tol Jogja-Bawen akan dimulai pada Maret mendatang. Pengerjaan konstruksi Seksi I tol Jogja Bawen ini diharapkan rampung pada akhir 2023.
Wijayanto mengatakan ground breaking dilaksanakan setelah land clearing pada akhir Februari mendatang. “Kemarin rencananya [ground breaking] digelar Februari, [karena tidak memungkinkan] ground breaking akan digelar pada Maret dimulai dari Tirtoadi, Mlati,” katanya.
Sembari menyiapkan kegiatan tersebut, lanjutnya, panitia pengadaan tanah masih fokus menyelesaikan proses pembayaran uang ganti kerugian (UGK) kepada warga yang belum menerima. Termasuk tanah-tanah yang memiliki karakter khusus seperti tanah kas desa (TKD), tanah wakaf, dan tanah yayasan. “Tanah terdampak tol di Seksi 1 ini 60 persen sawah 40 persen pekarangan,” katanya.
Pekan ini, Satker akan berkoordinasi dengan Pemda DIY terkait keberadaan sultanat grond bersama pemilik lahan wakaf dan yayasan untuk membahas proses pembayaran uang ganti rugi.
BACA JUGA: Jadwal Operasi Tol Jogja-Solo, Ruas Ring Road Digarap Terakhir
“Uang ganti rugi untuk lahan warga hampir semuanya sudah dibayar, hanya beberapa yang tercecer atau belum memenuhi syarat administrasi. Jumlahnya tidak banyak,” katanya.
Satker juga akan membentuk tim kajian yang akan menilai apakah tanah sisa layak untuk masuk dalam proses pengadaan lahan Tol Jogja Bawen atau tidak. “Nanti tim yang akan menilai. Kalau sesuai ketentuan, sisa lahan di bawah 100 meter persegi bisa dimasukkan [proses pembayaran]. Tapi itu nanti menunggu penilaian dari tim saja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih perak Asian Games 2026 setelah kalah dari Qatar pada final voli pantai putra.
Veda Ega Pratama dipastikan siap balapan Moto3 Jepang setelah crash di Q2. Pembalap Indonesia itu akan start dari posisi ke-18.
Lebih dari 700 atlet mengikuti IRS Series 1 Bupati Bantul Cup IV 2026. Pemkab Bantul membidik bibit atlet sepatu roda potensial.
Apple akan memperketat Full Disk Access di macOS dengan kontrol tambahan karena risiko AI agent yang semakin mampu dan otonom.
Jennifer Hubner disorot netizen Malaysia setelah komentarnya soal permainan Timnas Malaysia. Polemik kemudian melebar ke persoalan keluarga.