Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Co-Founder Frogs Indonesia, Asro Nasiri pada Jumat (8/10/2021) menunjukkan sejumlah drone buatan Frogs Indonesia yang diproduksi di Bangunharjo, Sewon, Bantul./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Pesawat nirawak atau drone produksi pabrik asal Bantul, Frogs Indonesia, mendapatkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
BACA JUGA: TPAKD DIY Launching Web untuk KUR, Pinjol Olegal Bisa Dihindari
Manajer Bisnis Development Frogs Indonesia, Dede Satria Maulana, menyebut sertifikat TKDN cukup berharga bagi Frogs Indonesia. Sertifikat TKDN diberikan kepada Sekar Agri 10L Drone Sprayer, pesawat nirawak yang banyak digunakan dalam bidang pertanian
“Ini adalah sebuah pencapaian yang berharga,” tuturnya pada Rabu (23/3/2022).
Sekar Agri 10L Drone Sprayer dari Frogs Indonesia menjadi satu-satunya produk dengan kata kunci drone dalam website resmi P3DN.
“Ini menandakan Sekar Agri 10L Drone Sprayer dari Frogs Indonesia adalah drone pertama dan satu-satunya hasil industri dalam negeri yang telah melalui proses sertifikasi TKDN," ujarnya.
Sekar Agri 10L Drone Sprayer merupakan produk drone andalan milik Frogs Indonesia yang lebih banyak digunakan untuk sektor agrikultur. Pesawat ini mampu menyemprot pupuk cair untuk perkebunan dan sektor pertanian lainnya yang memiliki kapasitas 10 liter dan 20 liter.
BACA JUGA: Ganti Rugi Tol Jogja Solo untuk Warga Purwomartani Kemungkinan Dibayarkan Juli
“Teknologi drone sangat efisien dan sangat efektif untuk melakukan pekerjaan tersebut. Hasil asesmen Kemenperin menghasilkan tingkat komponen dalam negeri dari produk Sekar Agri 10L Drone Sprayer dari Frogs Indonesia adalah 27,51persen dan ini masih terpenuhi dari target yakni 25 persen minimal,” ucap Dede.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.