Proyel Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 Capai 86 Persen, Masuk Tahap Cor Beton
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Tim gabungan Satpol PP dan Polres Bantul melakukan pemantauan kerumunan di kawasan JJLS pada Minggu (3/4/2022)/Ist
Harianjogja.com, BANTUL- Aktivitas kongko setelah sahur di Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) Bantul dibubarkan aparat. Tim gabungan Polres Bantul dan Satpol PP Bantul diterjunkan ke lapangan untuk mengatasi kerumunan.
Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta menjelaskan kerumunan JJLS pada Ramadan tahun ini kembali terjadi. Di hari pertama Ramadan banyak warga yang sekedar lalu lalang hingga terindikasi trek-trekan di area JJLS. "Tadi padi pukul 04.00 WIB kami laksanakan apel di sana untuk memantau aktivitas di JJLS dan ternyata luar biasa [keramaiannya]," terang Yulius pada Minggu (3/4/2022) pagi.
"Walaupun masih di hari pertama, di sana ternyata sudah banyak kerumunan dan banyak yang tidak mengindahkan terhadap protokol kesehatan. Banyak yang tidak memakai masker, adanya beberapa pelanggaran lalu lintas dan sebagainya," tambahnya.
Saat dilakukan pemantauan, ativitas lalu lalang atau sekedar jalan-jalan masih mendominasi di kawasan JJLS. Kendati demikian sejumlah kegiatan trek-trekan juga terindikasi digelar di sana.
BACA JUGA: Ancam Warga dengan Celurit, Remaja Geng Babak Belur Dikeroyok Massa di Tegalrejo
"Untuk trek trekan sudah ada tapi masih lebih banyak kepada lalu lalang lalu lintas yang memadati JJLS. Namun demikian juga sudah ada permainan knalpot-knalpot yang tidak sesuai dengan standar pemasangannya juga ditertibkan dari pihak kepolisian," tandasnya.
Masyarakat yang kedapatan berkerumun pun diurai. Di sisi lain warga yang tidak mengindahkan prokes seperti abai dalam pengenaan masker pun diberikan edukasi. "Kita berusaha mengurai karena ada beberapa titik yang menjadi pusat kerumunan dan banyak yang tidak mengenakan masker," tegasnya.
Temuan ini disebutkan Yulius memugkinkan pada pekan-pekan selanjutnya kegiatan serupa makin diperkuat. Termasuk hal-hal berkaitan dengan edukasi ketertiban dalam kelengkapan berlalu lintas oleh Polres Bantul, serta edukasi prokes di kawasan JJLS. "Kita pun juga tidak menutup kemungikanan akan menegakan berkaitan dengan penerapan prokes," tegasnya.
"Nanti setiap Minggu pagi itu nanti akan dilaksanakan patroli gabungan dan apel disana untuk memantau aktivitas di JJLS, termasuk gangguan Tantribum juga berkaitan dengan prokes," imbuhnya.
Lebih lanjut Yulius menyampaikan bila nantinya akan diterbitkan surat kepada masing-masing Lutah untuk mengaktifkan lagi keberadaan Linmas di masing-masing Kalurahan. Tujuannya agar patroli kewilayahan dapat diagendakan yang tugasnya unruk dapat memantau pelanggaran Tantribum maupun pelaksanaan prokes selama bulan Ramadan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Parfait stroberi dan yogurt kaya protein, serat, dan probiotik, bantu kenyang lebih lama dan dukung program penurunan berat badan.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Polda Metro Jaya masih menelusuri kepemilikan aset dalam kasus korupsi dan TPPU. Penggeledahan dilakukan di 13 lokasi di Jakarta hingga Bogor.
DPRD DIY mendesak perbaikan akses jalan menuju Geosite Lava Bantal Sleman. Jalan rusak sepanjang 1 km menghambat bus wisata masuk lokasi.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan: