Soal MBG dan Risiko Keracunan, Pemkab Gunungkidul Hanya Monitoring
Pemkab Gunungkidul menegaskan tidak berwenang memberi sanksi kepada SPPG dalam program MBG karena seluruh pengelolaan berada di BGN.
Petugas SAR Satlinmas saat mencari keberadaan Sapuan, Koki asal Solo yang hilang di Pantai Siung. Foto diambil Kamis (31/3/2022)/Istimewa SAR Satlinmas Wilayah I DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– SAR Satlinmas Wilayah I DIY memastikan operasi pencarian Sapuan, koki asal Kota Solo yang terseret ombak di Pantai Siung, Purwodadi, Tepus ditutup pada Senin (4/4/2022) sore. Meski sudah ditutup, tim SAR berharap bantuan para nelayan bisa membantu menemukan jasad korban.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengatakan, tim gabungan sudah berupaya mencari keberadaan korban. Sejak dinyatakan hilang pada Selasa (29/3/2022), upaya pencarian Sapuan terus dilakukan.
Hanya saja, hingga hari ketujuh pencarian ternyata keberadaan koban tak juga diketemukan. Berbagai upaya seperti melakukan pemantauan dari atas perbukitan dengan bantuan teropong atau perluasan pencarian hingga perairan Pacitan, Jawa Timur telah ditempuh, tapi hasilnya tetap nihil.
Sesuai dengan aturan, maka setelah hari ketujuh proses pencarian ditutup. Tim yang terlibat dalam proses evakuasi dikembalikan ke pos masing-masing “Memang sampai operasi ditutup, korban belum juga diketemukan,” katanya, Selasa (5/4/2022).
Meski demikian, Sunu memastikan, upaya pencarian tetap dilakukan, tapi intenstasnya tidak seperti saat tujuh hari setelah korban hilang. Pasalnya, pencarian hanya dilakukan bersamaan dengan proses patroli laut yang dilaksanakan tiap satu minggu sekali. “Kami rutin patroli dan saat kegiatan berlangsung, upaya pencarian lagi juga dilakukan,” katanya.
BACA JUGA: Terungkap! Ternyata Ada Aksi Mbleyer Motor Sebelum Remaja Tewas Dihantam Gir di Jalan Gedongkuning
Selain itu, ia mengakui pada saat proses pencarian dihentikan, juga mengandalkkan bantuan para nelayan. Pihaknya telah berkoordinasi pada nelayan untuk membantu pencarian pada saat beraktivitas di laut.
“Tidak hanya nelayan Gunungkidul, kami juga melakukan koordinasi dengan nelayan Pacitan. Kalau menemukan jasad ada benda mencurigakan lainnya untuk melaporkan ke kami,” katanya.
Kapolsek Tepus, AKP Jarwanto mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menemukan tubuh korban yang terseret air laut di Pantai Siung. Ia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran sehigga peristiwa yang sama tidak kembali terulang. “Haru berhati-hati dan tetap jaga keselamatan dengan tidak bermain di area yang berbahaya,” katanya.
Sebelumnya, koki asal Kota Solo, Sapuan hilang terseret ombak saat berfoto-foto di Watu Muncar, Pantai Siung, Selasa (29/3/2022). Sebelum hilang, petugas SAR sempat mengingatkan dengan membunyikan peluit agar tidak bermain di area berbahaya. Meski demikia, tidak dihiraukan hingga akhirnya korban dinyatakan hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menegaskan tidak berwenang memberi sanksi kepada SPPG dalam program MBG karena seluruh pengelolaan berada di BGN.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino