Bus KSPN Jogja: Jadwal dan Tarif ke Pantai Selatan 2026
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026, tarif mulai Rp12.000 ke Parangtritis, Drini, Obelix Sea View dari Malioboro. Hemat dan praktis.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat mengikuti gerakan Reresik Dhayohe Teka di Puri Mataram, Tridadi, Sleman, beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Pariwisata menjadi salah satu sektor andalan Kabupaten Sleman. Selama ini, pariwisata mampu menyumbang pendapatan asli daerah yang cukup besar. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyatakan selama pandemi Covid-19 melanda, sektor pariwisata di Sleman sangat terdampak. Jumlah wisatawan pada 2020 dan 2021 jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Penurunan angka kunjungan ini dipicu sejumlah kebijakan penanganan Covid-19 yang memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat, termasuk di sektor pariwisata. "Pemkab Sleman secara konsisten dan bertahap terus berupaya untuk mendorong sektor pariwisata agar bangkit dan pulih kembali," kata Kustini, Rabu (27/4).
Untuk memulihkan pariwisata, Pemkab meluncurkan Calendar of Event (CoE) Pariwisata 2022. Dengan peluncuran CoE ini diharapkan agenda kegiatan pariwisata dapat terinformasikan kepada seluruh pelaku wisata.
Dia berharap, agenda tahunan yang tercantum dalam CoE Pariwisata dapat menarik minat wisatawan dan membantu pelaku wisata untuk mengemas rencana kunjungan. Pada akhirnya pariwisata Sleman dapat mulai bergairah kembali dan mendorong pemulihan perekonomian di Sleman.
Selama Ramadan maupun masa libur Lebaran 2022, Pemkab mulai melonggarkan kegiatan masyarakat. Pemudik pun diprediksi bakal berdatangan ke Sleman. Dari kacamata Pariwisata, hal ini merupakan potensi yang harus ditangkap oleh para pelaku pariwisata.
Pemkab Sleman bersama stakeholder pariwisata, termasuk pengelola destinasi wisata maupun pengelola usaha jasa pariwisata, membuat gerakan bersama yakni Reresik Dhayohe Teka. "Gerakan ini berwujud gotong-royong atau kerja bakti yang dilakukan di seluruh destinasi wisata maupun usaha jasa pariwisata di Sleman," katanya.
Reresik Dhayohe Teka merupakan langkah awal untuk memastikan kebersihan, kesejukan, dan keindahan destinasi wisata yang ada di Sleman, sekaligus wujud kesiapan Sleman dalam menyambut wisatawan selama libur lebaran.
Destinasi pariwisata maupun usaha jasa pariwisata di di Sleman harus menyiapkan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 berbasis CHSE, antara lain penyediaan alat cuci tangan dan hand sanitizer, thermogun atau alat pengukur suhu sebelum masuk area wisata dan menyediakan masker.
Selain prokes, destinasi harus mempersiapkan dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) produk-produk atraksi, mitigasi bencana sesuai potensi bencana, serta rencana kedaruratan. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab pengelolaan pariwisata yang baik.
"Menyambut 10 hari libur Lebaran, saya mengajak seluruh stakeholder pariwisata Sleman untuk bersama-sama mempersiapkan diri sebagai tuan rumah yang baik. Mari wujudkan pariwisata Sleman yang bersih, sejuk, indah, nyaman dan aman," kata Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026, tarif mulai Rp12.000 ke Parangtritis, Drini, Obelix Sea View dari Malioboro. Hemat dan praktis.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.