Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Petugas melayani seorang pelanggan di loket pos Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (5/5/2022). Pengiriman paket hampers dan suvenir meningkat signifikan di masa Lebaran./Harian Jogja-Yosef Leon Pinsker
Harianjogja.com, JOGJA - Masa Lebaran dimanfaatkan sebagian warga untuk saling berkirim hampers atau suvenir ke sejumlah kerabat dan keluarga. Fenomena ini seakan jadi budaya rutin yang tidak pernah terlewat di masa hari besar keagamaan.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana mengatakan, pihaknya mengalami peningkatan yang signifikan pada layanan pengiriman hampers dan paket Lebaran lainnya.
"Karena dua tahun sebelumnya mudik belum diperbehkan dan kami juga menutup layanan sehingga peningkatan di tahun ini memang cukup signifikan," katanya disela peluncuran Cross Agent, Kamis (5/5/2022).
Dia menyebut, layanan di PT Pos Indonesia juga telah berbenah untuk mengakomodir peningkatan permintaan masyarakat terhadap layanan pengiriman. Pihaknya memutuskan untuk tidak menutup layanan pengiriman dan layanan lain selama masa libur Lebaran ini.
"Dulu kan masyarakat mengirim hampers jauh hari sebelum Lebaran atau setelah Lebaran karena pas hari H layanan tutup. Tapi sekarang tidak, masyarakat bisa bebas mengirim kapan pun dan tetap dilayani karena kami buka terus," kata dia.
Baca juga: Selain Jogja, Kota Ini Jadi Favorit Liburan selama Lebaran
Hanya saja, pihaknya belum merinci secara detail persentase peningkatan pengiriman yang terjadi di masa Lebaran ini. Sebab, sampai dengan H+3 dan H+4 Lebaran kali ini masyarakat disebut masih melakukan pengiriman paket untuk keluarga maupun para kerabat.
"Otomatis pasti naik karena tahun lalu kita memang tidak buka layanan. Tapi berapa persennya akan kita detailkan setelah libur Lebaran saja. Paling banyak produknya ya hampers dan suvenir," ungkap dia.
Pada kesempatan yang sama, PT Pos Indonesia juga berkolaborasi dengan Bank Mandiri secara resmi mulai mengoperasikan layanan agen bersama (cross agent) Agen Pos dan Mandiri Agen untuk meningkatkan inklusi keuangan, mempermudah akses kurir serta logistik.
Kolaborasi ini akan memperluas inklusi layanan keuangan dan layanan kurir seperti pembukaan rekening, cash in dan cash out di jaringan PT Pos Indonesia serta pembukaan layanan kurir dan wesel di jaringan bank Mandiri. Agen Pos melayani transaksi perbankan dan Mandiri Agen bisa melakukan kegiatan kurir dan logistik.
"Kerjasama ini sangat menguntungkan bagi berbagai pihak. Mandiri Agen yang biasanya memberikan layanan keuangan seperti pembukaan rekening dan tarik setor tunai nantinya bisa menjadi Agen Pos yang memberikan layanan jasa kurir seperti pengiriman paket domestik maupun internasional dan begitu pun sebaliknya. Tentunya ini dapat menambah penghasilan para agen dan membantu pengembangan usahanya," jelas SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri, Josephus K. Triprakoso.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat