WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi kekerasan./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN--Sebanyak dua orang dilaporkan tewas setelah cekcok dengan sekelompok orang di jalan Seturan, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Minggu (8/5/2022) dini hari.
Sampai saat ini polisi masih menyelidiki kasus dan mencari pelaku.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto, menjelaskan dua korban meninggal dunia yakni TIP, 29 warga asal Bangka Belitung dan DS, 22, warga asal Pematang Siantar.
"Sekitar pukul 01.00 WIB di simpang empat selokan Mataram, Seturan," ujarnya, Minggu.
Dia menuturkan kronologi sementara yang berhasil dihimpun polisi yakni ketika kedua korban bersama teman-temannya lima orang, melintas di simpang empat selokan Mataram. Di situ mereka bertemu kelompok pelaku dan terjadi cekcok yang belum diketahui penyebabnya.
Kelompok pelaku ternyata membawa senjata tajam. Lantaran tidak ada yang mengalah dalam cekcok tersebut, pelaku pun menusuk korban.
TIP meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit, sementara DS meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit JIH sekitar pukul 04.50 WIB.
"Tim penyidik sudah melakukan olah TKP [tempat kejadian perkara]. Saat ini kedua jenazah masih ada di rumah sakit Bhayangkara, direncanakan akan dilakukan otopsi oleh DVI rumah sakit Bhayangkara," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Gelombang panas ekstrem ancam Piala Dunia 2026 di AS dengan suhu terasa hingga empat puluh tiga derajat Celsius dan risiko kesehatan serius.
Ai Ogura menang di MotoGP Belanda 2026 Assen dan masuk persaingan gelar dunia MotoGP musim ini.
Tulus merilis single Teh Hijau yang langsung disambut antusias penggemar dan mendapat pujian dari Fiersa Besari.
Analisis mengungkap tiga penyebab utama Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026, mulai dari taktik Julian Nagelsmann hingga hilangnya identitas permainan.
KA Bandara YIA berbasis PSO melayani sekitar 140.000 penumpang melalui Stasiun Wates selama semester I 2026, memperkuat konektivitas DIY.