Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Muh Heri Suryono, memasukkan laporan ke Polda DIY, Selasa (10/5/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinilai meresahkan, akun Twitter Rina Yellow yang membuat cuitan bernada menghina warga Jogja dilaporkan ke Polda DIY oleh pengguna Twitter lainnya, Selasa (10/5/2022).
Pelaporan ini diharapkan dapat menjadi pelajaran agar sosial media tidak digunakan sebagai tempat ujaran kebencian.
Laporan polisi ini dibuat oleh pengguna Twitter yang memiliki follower cukup besar di Jogja, Muh Heri Suryono.
Dia mengaku resah dengan cuitan Rina Yellow yang dianggap menghina warga Jogja. Sebelum membuat laporan, dia juga telah me-retweet unggahan Rina Yellow dan mendapat 339 komentar, yang semuanya menganggap cuitan tersebut meresahkan.
“Kalau ini dibiarkan, otomatis orang mau pansos [panjat sosial] gampang banget. Kebetulan sore itu saya coba upload di akun saya. Lebih dari 300 komentar, 19 jam lalu, semua menyuarakan keresahan postingan tersebut,” ujarnya.
Meski akun terlapor sudah membuat klarifikasi melalui kanal Instagram, menurutnya klarifikasi tersebut tidak menjawab persoalan.
Jika memang akun Twitter Rina Yellow dibajak, nyatanya di profil akun tersebut tertulis sudah ada sejak 2009 dan ada banyak tweet lainnya.
“Kami melapor ke Polda DIY biar ditindaklanjuti, biar yang bersangkutan bisa memberi klarifikasi yang lebih proper. Karena dia kayak playing victim, dia bilang dibajak dan sebagainya. Padahal di Twitter-nya tersebut sudah ada sejak 2009,” kata dia.

Selain itu, video klarifikasi yang dibuat terlapor juga tidak sungguh-sungguh, karena ada beberapa perkataan yang dinilai tidak sopan.
“Selain dia mendapatkan social judgment, dari pihak berwajib bisa menindaklanjuti laporan masyarakat Jogja agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ungkapnya.
Dia menegaskan pelaporan ini merupakan bentuk keresahannya sebagai pengguna sosial media dan warga Jogja. “Jangan sampai kebebasan bermedia sosial menjadi hate speech. Harus ada pertanggungjawaban,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan