DIY Butuh 1.000 Ton Sampah per Hari untuk Proyek PSEL Piyungan
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Peragaan busana dari sampah daur ulang yang diperagakan sejumlah siswi MAN 2 Kulonprogo, di TPA Banyuroto, Nanggulan, Jumat (20/4/2018).Harian Jogja-Beny Prasetya
Harianjogja.com, KULONPROGO - DIY sedang dihadapkan dengan masalah sampah. Dampak dari penutupan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, sampah-sampah tertahan dan menumpuk di depo. Berbicara sampah, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo ikut berkomentar.
Plt. Ka. UPT Persampahan Air Limbah dan Pertamanan DPUPKP Kulonprogo Budi Purwanta mengatakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Banyuroto Kulonprogo dirancang untuk menampung sampah dari Kulonprogo saja.
Menurutnya umur TPA zona satu akan habis pada tahun ini. Selanjutnya akan dibangun landfill zona dua pada tahun 2023 mendatang.
Dia menjelaskan area landfill zona dua TPA Banyuroto hanya dirancang untuk menampung sampah jangka lima tahun ke depan.
"Umur teknis TPA Banyuroto zona satu habis pada tahun 2022 ini, sehingga akan dilakukan pembangunan area landfill zona dua pada tahun 2023," ungkapnya kepada Harian Jogja, Rabu (11/5/2022).
Baca juga: Jogja Darurat Sampah di Depan Mata, Ini Buktinya
Karena TPA dirancang untuk menampung sampah dari Kulonprogo saja, maka jika akan dimanfaatkan untuk menampung sampah dari luar Kulonprogo harus dibangun area landfill lagi.
"Area landfill zona dua TPA Banyuroto hanya dirancang untuk menampung sampah dari Kulonprogo saja selama lima tahun," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan TPA Banyuroto memungkinkan menerima sampah dari luar kulon Progo apabila ada Memorandum Of Understanding (MoU) antara pemerintah daerah (Pemda) Kulonprogo dengan Pemda lain.
"Sampai saat ini belum ada MoU tersebut. Sehingga TPA Banyuroto tidak dapat menerima sampah dari luar Kulonprogo," tuturnya.
Budi menyebut selama ini penanganan sampah di Kulonprogo dilakukan dengan cara memilah dari sumber. Lalu pengumpulan di Tempat Penampungan Sementara (TPS), dan pemrosesan akhir di TPA Banyuroto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 19 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru erupsi Selasa malam. Ibu berstatus Waspada, sedangkan dua lainnya Siaga.
Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 dan 2 rampung 100%, tetapi belum beroperasi. Simak alasan dan proses yang masih harus diselesaikan.
Prakiraan cuaca DIY Rabu 19 Agustus 2026 didominasi berawan. Kulon Progo berpotensi udara kabur dan suhu Jogja mencapai 32 derajat.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 19 Agustus 2026 hadir di Sambipitu. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.