Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Jembatan di Sanggrahan, Maguwoharjo, Depok./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN--Pembangunan jembatan di Sanggrahan, Maguwoharjo, Depok akhirnya rampung. Jembatan sepanjang 30,8 meter itu melintang di atas Kali Grojogan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Julian Situmorang mengatakan saat ini kedua jembatan tersebut telah dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Jembatan sudah kami buka dan warga sudah bisa memanfaatkan jembatan tersebut," kata Julian kepada Harianjogja.com, Rabu (11/5/2022).
BACA JUGA: Soal Sampah, Pemkab Sleman: Warga Tak Kelola Sampah, Kami Siapkan Sanksi
Pengerjaan kedua jembatan yang menelan biaya APBN sebesar Rp9,2 miliar tersebut dilaksanakan sejak Oktober 2021 dan selesai sekitar April lalu. Dia menjelaskan, jembatan yang dibangun di Sanggrahan merupakan jembatan baru sebab sebelum dibangun warga hanya memanfaatkan talang Selokan Mataram untuk menyeberangi Kali Grojogan.
"Jadi ada diskresi dari Pak Menteri [Menteri PUPR Basuki Hadimuljono] untuk membangun jembatan tersebut. Tujuannya untuk memperlancar akses antardusun," katanya.
Dia berharap dengan lancarnya akses tersebut maka perekonomian masyarakat bisa bergerak dan berkembang dan pembangunan jembatan baru ini juga bisa mengurangi volume kendaraan yang melewati Ring Road.
Adapun panjang jembatan baru yang dibangun sekitar 30,8 meter, dengan lebar jembatan total sembilan meter. Jenis jembatan yang dibangun merupakan jembatan girder.
"Jalan yang dilebarkan sekitar 100 meter dari pinggir jalan Ring Road. Untuk pembangunan jalan ke arah Barat di sisi selokan Mataram menuju Babarsari bukan kewenangan kami," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Bahlil Lahadalia menawarkan PLTA Mamberamo Papua kepada investor dengan potensi 23 GW. PLTA Sungai Kayan juga ditawarkan.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.