Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Wilayah DIY diprediksi hujan pada akhir pekan ini, Sabtu (21/5/2022). Warga yang sudah memiliki agenda keluar rumah bisa bersiap-siap untuk membawa perlengkapan hujan seperti payung dan jas hujan.
Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja, meski pada Sabtu pagi cuaca berawan namun pada siang hingga sore hari berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.
"Siang – Sore hari: Berpotensi hujan sedang - lebat di Kota Jogja, Sleman, Kulonprogo bagian utara, Bantul bagian utara dan Gunungkidul bagian utara," tulis BMKG dalam informasi yang diterima Harianjogja.com,
Sementara untuk malam hari cuaca berawan dan Minggu (22/5/2022) dini hari juga berawan.
Tinggi gelombang di perairan selatan DIY masih tinggi berkisar antara 2.5 – 4.0 m. BMKG meminta masyarakat mewaspadai akan hal tersebut.
Bagi pengunjung pantai harus berhati-hati saat bermain di bibir pantai. Waspadai adanya ombak besar yang sewaktu-waktu datang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BMKG
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.