Dikukuhkan Guru Besar, Eks Ketua KY Usul Model Penyelesaian HAM Berat
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
Sejumlah calon peserta PPDB 2018 mengisi formulir untuk mendaftar sekolah, Selasa (3/7/2018).Harian Jogja-Uli febriarni
Harianjogja.com, JOGJA--Disdikpora DIY memastikan jalur siswa miskin sepenuhnya akan menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022. Pendaftar yang berasal dari keluarga DTKS secara otomatis akan lolos jika kuota masih memenuhi.
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan kuota PPDB untuk siswa miskin ada 20%. Syarat siswa yang mendaftar ini keluarganya harus terdaftar di data DTKS. Sehingga penggunaan surat keterangan tidak mampu yang baru diterbitkan tak bisa digunakan. Karena data kepala keluarga dari pendaftar di sistem akan dapat dikoneksikan langsung dengan DTKS.
"Itu siswa harus memiliki bukti bahwa dia masuk dalam daftar penanggulangan kemiskinan artinya terdaftar di DTKS. Secara sistem aplikasi kami terkoneksi dengan data DTKS, sehingga begitu memasukkan data siswa secara online kami bisa tahu apakah pendaftar ini termasuk DTKS atau tidak," katanya Senin (6/6/2022).
BACA JUGA: Sultan Mengaku Tak Tahu Menahu Perizinan Apartemen yang Menjerat Haryadi Suyuti
Secara umum persentase jalur PPDB SMA/SMK di DIY untuk zonasi 55 persen, afirmasi untuk siswa kurang mampu 20 persen, perpindahan tugas orangtua ke DIY 5 persen dan 20 persen untuk jalur prestasi.
Ia menambahkan pihak sekolah maupun Disdikpora DIY tidak akan melakukan survei ke lapangan untuk memastikan bahwa pendaftar yang terdaftar di DTKS itu benar-benar miskin atau hanya rekayasa. Jawatannya sepenuhnya menggunakan data tersebut karena diterbitkan oleh dinas lain yang berkompetensi dalam hal ini Dinas Sosial melalui koordinasi dengan level paling bawah di tingkat kelurahan.
"Kami percaya dengan data DTKS karena tentu selalu di-update oleh Dinsos. Kalau punya DTKS otomatis lolos ketika daya tampung itu tidak terlampaui. Tetapi jika kuotanya sudah penuh maka akan menggunakan alat seleksi berupa nilai gabungan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu