Kelok 23 Dibuka, Dishub DIY Ingatkan Pengendara Jangan Berhenti di Bahu Jalan
Kelok 23 mulai diuji coba. Dishub DIY mengingatkan pengendara tidak berhenti di bahu jalan karena ada tanjakan dan tikungan yang rawan.
Jalan rusak di ruas jalan sekitar Pasar Wates, Kulonprogo, Selasa (7/6/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, KULONPROGO—Anggaran pembangunan dan perawatan jalan di Kulonprogo tahun ini lebih rendah 71,25% dibandingkan tahun lalu. Pada 2022 total anggarannya hanya Rp23 miliar sementara di 2021 mencapai Rp80 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulonprogo Nurcahyo Budi Wibowo merinci anggaran penanganan jalan tahun ini sebesar Rp20 miliar. Anggaran itu dipakai untuk pembangunan jalan, rekonstruksi jalan, dan juga pemeliharaan jalan kabupaten.
BACA JUGA: Kulonprogo Bercita-cita Punya Destinasi Wisata Super Prioritas
Sementara, anggaran pemeliharaan rutin jalan dan jembatan sebesar Rp3 miliar dan dipakai untuk pemeliharaan di 12 kecamatan.
“Ya [Rp20 miliar dan Rp3 miliar] perbaikan jalan tahun 2022 ini,” ujarnya kepada Harian Jogja, Rabu (8/6/2022).
Anggaran di tahun 2021 sebesar Rp80 miliar berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni dan perubahan serta Dana Alokasi Khusus (DAK) total untuk pekerjaan konstruksi jalan kabupaten.
“Setahu saya karena dari Pemerintah Pusat yang berkurang banyak, DAK juga hanya dapat sedikit. Sehingga pendapatan daerah juga berkurang banyak. APBD 2022 turun dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar dia.
BACA JUGA: KPK Angkut Berkas Perizinan Selama Haryadi Menjabat Wali Kota Jogja
Beberapa jalanan di Kulonprogo mengalami kerusakan cukup parah, seperti di Jalan Sanun dan Tunjangan, Wates. Menurutnya, Jalan Sanun akan ditangani secara rutin.
“Jalan Tunjangan karena kerusakannya berat akan diusulkan diperbaiki pada 2023,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 mulai diuji coba. Dishub DIY mengingatkan pengendara tidak berhenti di bahu jalan karena ada tanjakan dan tikungan yang rawan.
Anggaran MBG terserap Rp139,77 triliun hingga 16 September 2026. BGN masih memiliki sekitar Rp79 triliun untuk penyaluran hingga akhir tahun.
Veda Ega Pratama melesat dari P19 ke P4 di Moto3 Austria 2026 sebelum terkena double Long Lap Penalty dan finis P13.
NTP nasional mencapai rekor 129,19 pada Agustus 2026, naik 1,05% dari Juli. Pemerintah juga menekan biaya pupuk dan menjamin harga gabah.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
MRS 2026 putaran empat menjadi uji coba perangkat elektronik Sirkuit Mandalika sekaligus menjaga grip lintasan menjelang MotoGP Indonesia 2026.