Ekonomi DIY Tumbuh 5,75% pada Triwulan II 2026, Tertinggi di Jawa
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Kondisi jembatan yang amblas di Ngemplak, Selasa (14/06/2022). Anisatul Umah/Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN - Sebuah jembatan tua yang berlokasi di belakang SDN Gaten, Sumberejo, Tempel, Sleman ambles sejak sepuluh hari lalu. Kondisi itu membuat akses ke sekolah, pasar, dan sawah terganggu.
Separuh dari jembatan ambles dan separuhnya lagi sudah mulai retak. Mantan Ketua RW 16 Ngemplak, Sumberejo, Praja mengatakan jembatan ambles pada 3 Juni 2022 lalu setelah diterpa hujan deras.
Sebelum amblas menurutnya memang sudah terjadi retakan-retakan sehingga akses jalan sudah mulai ditutup untuk roda empat. Roda dua mulanya masih bisa mengakses jalan, namun karena retakan semakin parah akhirnya ditutup total.
"Di hari Jumat 3 Juni [jembatan ambles]. Retakan di atas setelah hujan tiga hari," ujarnya kepada Harian Jogja ditemui di lokasi kejadian, Selasa (14/6/2022).
Tanda-tanda jembatan akan ambles sudah nampak sejak 26 Mei 2022. Menurutnya selama tiga hari berturut-turut hujan deras dan menyebabkan pintu air jebol. Pintu air yang jebol ini menghantam pondasi jembatan.
Baca juga: BMKG: DIY Waspada Dampak Hujan Lebat!
"Memang pondasi lama, sudah bangunan lama. Sehingga turun pondasinya, di awal Juni jebol," tuturnya.
Sejak 2019 dia sebut sebenarnya memang sudah ada retakan di bagian bawah jembatan. Untuk mengantisipasinya masyarakat sudah memasang tanda-tanda peringatan.
Praja mengatakan rusaknya jembatan sudah diusulkan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah(RPJM) kecamatan dan lainnya. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut.
"Sudah ada beberapa kunjungan ini, termasuk Bupati hari kemarin, kemudian ada DPR RI dan pak Panewu," ujarnya.
Warga berharap amblesnya jembatan ini bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dan lainnya, karena dari tingkat kalurahan tidak mampu untuk membiayai pembangunan jembatan ini.
Demi memudahkan akses warga, sebuah jembatan bambu dibangun di samping jembatan ambles. Pembangunan jembatan darurat ini menggunakan dana swadaya.
"Akses jembatan dari tokoh-tokoh masyarakat. Akses kecil ke anak sekolah dan ibu-ibu yang ke pasar," tuturnya.
Salah satu warga sekitar Sugiyem, 55, mengatakan akibat amblesnya jembatan untuk pergi ke sawah dan pasar harus melewati jembatan bambu.
"Kalau pakai motor muternya jauh, masih ada beberapa akses," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
RSUD Manggarai rusak akibat gempa M7,7. BNPB menyiapkan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal untuk menjaga layanan kesehatan.
Kemhan memastikan J7 Explorer berlogo Kemhan merupakan kapal milik swasta yang dipinjam tanpa biaya sewa untuk mendukung program pemerintah.
BNPB mencatat 53 orang meninggal dan 137 terluka akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 5.659 warga mengungsi hingga Minggu.
Menko Polkam Djamari Chaniago mengajak masyarakat menjaga perdamaian Aceh dan kondusivitas Papua serta menyampaikan aspirasi secara damai
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman