PAD Wisata Bantul Turun, Baru Rp8,4 Miliar hingga Mei 2026
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JOGJA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Jogja dalam lanjutan penyelidikan kasus dugaan suap yang menjerat mantan Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti.
Tercatat ada enam pejabat yang dipanggil untuk menjadi saksi. Masing-masing berasal dari dua dinas yang berbeda, yakni dan berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jogja.
BACA JUGA: Perkembangan Suap Apartemen Royal Kedhaton: Haryadi Suyuti Diduga Terima Fasilitas Khusus
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi menyampaikan, pemeriksaan itu merupakan bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh komisi antirasuah. Pihaknya mendukung upaya KPK untuk mengungkap lebih dalam soal dugaan suap perizinan yang terjadi di lingkungan Pemkot itu.
"Iya, teman-teman memang ada yang dipanggil ke Jakarta. Pemeriksaan itu kan memang bagian dari proses penyidikan yang masih berlangsung," jelas Sumadi, Rabu (22/6/2022).
Menurut Sumadi, dirinya telah berpesan kepada jajaran pejabat itu untuk mendukung pemeriksaan KPK dengan memberikan informasi sedetail mungkin berkaitan dengan kasus yang diperiksa.
"Saya dorong pada teman-teman untuk memenuhi panggilan itu, dan berikan informasi. Sampaikan apa adanya sepengetahuan panjenengan semua, itu saja sudah," ucap dia.
Sumadi juga tak ingin ada informasi yang ditutup-tutupi selama pemeriksaan itu berlangsung. "Kalau ada yang ditutup-tutupi kan risikonya dia sendiri, wong teman-teman KPK sudah punya data komplet, hanya tinggal nyocokke saja kan istilahnya," jelasnya.
1. Kepala DPUPKP Kota Jogja, Hari Setyawacono.
2. Analis Kebijakan DPUPKP Kota Jogja, Moh. Nur Faiq.
3. Staf Pengendalian Bangunan Gedung DPUPKP Kota Jogja, Sri Heru Wuryantoro alias Gatot.
4. Kepala Bidang Pengendalian Bangunan Gedung DPUPKP Kota Jogja, Suko Darmanto.
5. Koordinator Penanaman Modal DPMPTSP Kota Jogja, Nur Sigit Edi Putranta.
6. Analis Dokumen Perizinan DPMPTSP Kota Jogja, C. Nurvita Herawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
Donald Trump memperingatkan Oman terkait Selat Hormuz. AS tegaskan jalur pelayaran vital itu tidak boleh dikuasai pihak mana pun.
Dishub Sukoharjo pasang barikade di tikungan tajam jalur Sukoharjo-Klaten untuk tekan kecelakaan. Ini kondisi terbaru di lapangan.
Meta meluncurkan paket langganan Instagram (IG), Facebook (FB), dan WhatsApp (WA) dengan fitur premium serta uji coba layanan AI berbayar.
Pria mengaku ketua RT di Bantul tipu kelompok tani dan bawa kabur pompa air. Pelaku ditangkap setelah jejaknya terekam CCTV.
Isoflavon kedelai terbukti membantu meredakan gejala menopause. Simak manfaat, dosis, dan cara konsumsinya menurut ahli.